JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menegaskan bahwa Wakil Presiden Ma'ruf Amin akan memimpin Delegasi Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi ke-44 dan ke-45 ASEAN yang akan berlangsung di Laos pada pekan depan. Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Jakarta, Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN, Sidharto R. Suryodipuro, mengungkapkan bahwa Wakil Presiden RI akan hadir di seluruh rangkaian acara, termasuk sesi *plenary* ASEAN dan pertemuan *interface* yang membuat kolaborasi antar berbagai pihak menjadi lebih erat. Sidharto menyampaikan bahwa salah satu agenda utama yang akan dibawa oleh Ma'ruf Amin dalam KTT ASEAN adalah merangkum pencapaian serta tindak lanjut dari hasil-hasil kepemimpinan Indonesia di ASEAN tahun lalu. Melalui forum tersebut, Wakil Presiden RI akan menyerukan pentingnya peningkatan kapasitas ASEAN sebagai pusat pertumbuhan serta stabilitas global, serta perlunya penguatan kelembagaan dan stabilitas kawasan. Isu Palestina juga akan menjadi salah satu fokus perhatian yang akan disampaikan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam KTT tersebut. Menurutnya, masalah ini sangat penting karena menyangkut perlindungan warga sipil serta penghormatan terhadap norma dan hukum internasional yang wajib dijunjung oleh negara-negara ASEAN. Sidharto menjelaskan bahwa Ma'ruf Amin juga akan terlibat dalam pertemuan *interface* dengan berbagai wakil parlemen melalui ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA), perwakilan dunia usaha melalui ASEAN Business Advisory Council, dan sosok-sosok muda. Selain itu, ia juga akan berpartisipasi dalam pertemuan pokok dalam KTT ASEAN dan pertemuan dengan para mitra wicara. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran Ma'ruf Amin sebagai wakil Presiden Joko Widodo dalam KTT ASEAN ini berkaitan erat dengan perkembangan transisi pemerintahan saat ini, di mana Jokowi akan menyerahkan jabatan kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto dalam waktu dekat. Sidharto memastikan bahwa hal ini tidak akan memengaruhi pengakuan Indonesia mengenai pentingnya posisi serta peran ASEAN di kawasan, meskipun biasanya ketua delegasi dalam KTT ASEAN berasal dari Pimpinan Negara. Terlebih lagi, komitmen terhadap penguatan kerja sama antara Indonesia dan ASEAN telah dibuktikan oleh pemerintahan yang baru, yang ditunjukkan melalui serangkaian kunjungan Prabowo ke beberapa negara di Asia Tenggara yang dilakukan bulan lalu sebelum ia dilantik sebagai Presiden. ANTARA