**Borneonews - Jakarta**, Seorang legislator dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengungkapkan harapannya bahwa kehadiran Badan Pangan Nasional yang baru dibentuk akan mampu menyelesaikan berbagai masalah terkait gizi di Indonesia. Hal ini diungkapkan Agung Widyantoro, anggota DPR, yang menilai bahwa lembaga ini dapat menjadi solusi untuk menghindari sengketa antar kementerian dan lembaga dalam menangani permasalahan gizi. Widyantoro menekankan pentingnya pengawasan satu badan dalam penanganan masalah gizi. "Keberadaan lembaga ini menunjukkan niat yang kuat agar isu gizi ditangani secara terpusat," jelasnya pada hari Jumat. Legislator tersebut juga mengingatkan pemerintah yang akan datang, di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, untuk memanfaatkan keberadaan agen ini dalam mengatasi masalah nutrisi. Ia menekankan bahwa Badan Pangan Nasional memiliki peran signifikan dalam menjamin kecukupan gizi bagi anak-anak, pelajar, balita, ibu hamil, serta ibu menyusui. "Kami telah mengalokasikan anggaran yang ditujukan untuk beberapa area penting, salah satunya adalah komitmen untuk meningkatkan gizi anak lewat program makanan bergizi gratis," tambahnya. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah mengesahkan pembentukan Badan Pangan Nasional dengan tujuan untuk mengoptimalkan upaya gizi di tingkat nasional. Lembaga ini beroperasi di bawah naungan presiden dan bertanggung jawab langsung kepada beliau. Badan ini berfungsi untuk melaksanakan program gizi bagi pelajar di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan usia dini, sekolah dasar, hingga sekolah menengah, termasuk juga untuk sekolah luar biasa dan pesantren. ANTARA