BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sulitnya mengungkap jati diri perempuan misterius yang ditemukan di Kuala Arut Tebal, memunculkan spekulasi perempuan itu korban pesawat Air Asia QZ8501. Namun Pos SAR Pangkalan Bun memperkirakan sangat kecil kemungkinan ada penumpang selamat. 

Koordinator Pos SAR Pangkalan Bun, Badan Sar Nasional (Basarnas), Heriyadi menjelaskan, bahwa kecelakaan pesawat Air Asia QZ8501 beberapa waktu lalu sangat kecil kemungkinan ada penumpang selamat. 

Dalam kondisi seperti itu, terkecuali orang tersebut dapat bertahan hidup baik di laut atau pun di darat, dan untuk mengarungi lautan yang luas ia juga dibekali pegangan untuk mengapung.

"Tetapi apakah mampu bertahan dalam kondisi cuaca laut seperti itu?” ujar Heriyadi di Kantor Basarnas Pos Sar Pangkalan Bun, Jumat (19/8/2016).

Pada saat pencarian korban Air Asia 80 persen penumpang Air Asia berhasil di evakuasi, Bahkan ada dua jenazah ditemukan di Kota Baru, Kalimantan Selatan. 

"Sangat kecil kemungkinan ada korban selamat, apalagi waktunya sudah lama, hampir dua tahun," ujar dia.

Untuk diketahui, bahwa jumlah penumpang yang menjadi korban Air Asia pada waktu itu berjumlah 162 penumpang termasuk pilot dan awak pesawat. Sementara hingga operasi dinyatakan dihentikan jumlah penumpang yang berhasil ditemukan dan dalam keadaan tewas berjumlah 103 orang. (KOKO SULISTYO/m)