BANJARMASIN –
**Borneonews - Tanah Laut**, Petani bawang merah yang beroperasi di Dusun Jayau, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, baru-baru ini melaksanakan panen dengan hasil yang sangat memuaskan, mencapai 11,6 ton per hektare. Faried Widyatmoko, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Tanah Laut, memberikan keterangan di Pelaihari mengenai data produktivitas tersebut. Ia menyampaikan bahwa pencapaian 11,6 ton per hektare menunjukkan bahwa bawang merah yang dihasilkan sangat berkualitas dan memadai. "Berdasarkan hasil ubinan, produktivitas bawang merah tergolong tinggi. Para petani di wilayah ini bukan lagi sekadar belajar, melainkan sudah menjadi petani bawang merah yang profesional," ungkapnya. Faried juga mengajak petani lainnya di sekitar untuk mengambil bagian dalam pengembangan komoditas bawang merah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah petani bawang merah di Tanah Laut, yang pada gilirannya akan berdampak positif terhadap tingkat inflasi di daerah ini. "Kebutuhan bawang merah di Tanah Laut saat ini masih bergantung pada hasil petani lokal yang hanya mencukupi sekitar 10 persen. Ini tentu merupakan peluang emas bagi petani lain untuk ikut serta menanam dan mengembangkan bawang merah," tambahnya. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan panen dan penanaman bawang merah yang dihadiri oleh sejumlah pihak, termasuk Kepala Distanhorbun Tala, Kepala Bidang Hortikultura dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Selatan, perwakilan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Tanah Laut, serta mantri tani lokal dan para petani sekitar. Selain itu, dalam acara itu juga diserahkan bantuan berupa pestisida kimia, pestisida organik, serta benih bawang merah yang disampaikan langsung kepada Ketua Kelompok Tani Ngudi Tani, Gunawan. Pemerintah Kabupaten Tanah Laut memberikan apresiasi kepada para petani bawang merah atas kerja keras mereka. Apresiasi tersebut diwakili oleh Penjabat Bupati Tanah Laut melalui Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan di kabupaten setempat. Hal ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah dalam mendorong pertumbuhan sektor pertanian lokal. ANTARA