BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Institut Agama Islam Negeri atau IAIN Palangka Raya menyelenggarakan kuliah umum edukasi keuangan kepada 250 mahasiswa Fakultas Syariah.
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan mahasiswa, sejalan dengan misi Indonesia Emas 2045 yang menempatkan mahasiswa sebagai agen perubahan dan calon pemimpin masa depan," kata Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili oleh staf Edukasi dan Pelindungan Konsumen, Maman Surahman dalam rilisnya pada Jumat, 4 Oktober 2024.
Acara yang mengangkat tema "Waspada Pinjaman Online Ilegal dan Judi Online: Perlindungan Diri Di Era Digital" ini dilaksanakan secara tatap muka di Aula Bundar Asmaul Husna IAIN Palangka Raya.
Dekan Fakultas Syariah IAIN Palangka Raya membuka acara tersebut, yang juga dihadiri oleh Wakil Dekan 1, Ketua Jurusan, Ketua Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Ketua Prodi Hukum Tata Negara, Ketua Prodi Keluarga Islam, serta para dosen.
Dalam pemaparannya, Maman Surahman, menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap pinjaman online atau pinjol ilegal, investasi ilegal, dan judi online atau judol.
"Selalu ingat 2L, yaitu legal dan logis. Cek terlebih dahulu legalitas dan izin entitas yang menawarkan produk serta layanan keuangan, serta pastikan bahwa keuntungan, imbal hasil atau bunga yang ditawarkan logis dan wajar," ujar Maman.
Maman juga mengingatkan mahasiswa untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan dan tidak terjebak dalam fenomena gaya hidup mewah yang didorong oleh You Only Live Once atau YOLO, Fear of Missing Out atau FOMO dan Fear of Others People Opinion atau FOPO.
Fenomena ini sering kali mendorong individu untuk berhutang demi memenuhi gaya hidup yang tidak realistis.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya OJK dan IAIN Palangka Raya untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan mahasiswa, yang merupakan salah satu dari sepuluh sasaran prioritas penerima program edukasi sebagaimana diatur dalam Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia atau SNLKI 2021-2025.
Dengan meningkatnya literasi keuangan, diharapkan mahasiswa dapat menjadi lebih bijak dalam mengelola keuangan pribadi dan terhindar dari jeratan pinjaman ilegal dan judi online.
Melalui kegiatan ini, OJK dan IAIN Palangka Raya berharap dapat menciptakan generasi muda yang lebih sadar akan pentingnya literasi keuangan dan mampu menjadi agen perubahan yang membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah.(TESTI PRISCILLA/R)









