JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Gubernur DKI Jakarta pada periode 2014-2017, Basuki Tjahaja Purnama, yang lebih dikenal dengan sebutan Ahok, memberikan penjelasan mengenai absennya Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3 dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024, yaitu Pramono Anung dan Rano Karno. Menurut Ahok, ketidakhadiran mereka dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta disebabkan oleh kegiatan kampanye yang mereka lakukan di berbagai lokasi. “Hal tersebut terjadi karena mereka sedang sibuk berkeliling untuk berkampanye,” ungkap Ahok setelah mengikuti rapat paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta yang berlangsung di Jakarta Pusat pada hari Jumat. Saat ditanya mengenai kehadiran calon gubernur nomor urut 1, Ridwan Kamil, dalam rapat paripurna yang menyelenggarakan acara Pengucapan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Provinsi DKI Jakarta untuk masa jabatan 2024-2029, Ahok menuturkan bahwa semua calon gubernur memiliki hak untuk hadir dalam acara tersebut. Ia menekankan bahwa tidak perlu memperdebatkan kehadiran mereka dalam kesempatan ini. “Semua orang diperbolehkan untuk hadir. Jangan menjadi perdebatan. Protokol tidak memperbolehkan penyebutan nama mereka lebih dahulu. Sesuai dengan ketentuan undang-undang, mereka harus disebutkan sebagai tamu biasa," jelasnya. Selain itu, Ahok juga memberikan perhatian kepada Ima Mahdiah dari Fraksi PDI Perjuangan yang baru saja dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta masa jabatan 2024-2029. Ia mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian Ima, yang merupakan mantan mahasiswanya, menjadikannya sebagai salah satu penggerak di dunia politik. "Saya merasa bangga melihat pencapaian Ima, yang saat masih kuliah sudah ikut serta dalam aktivitas politik saya. Ini sebuah kebanggaan karena seseorang yang pernah berjuang bersama saya kini dapat memegang jabatan penting. Jika sebelumnya PDI Perjuangan menjadi partai terkuat, saya yakin Ima bisa menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta," tambah Ahok. Ahok berpendapat bahwa Ima merupakan sosok yang berhasil menjalin hubungan erat dengan masyarakat. Ia berharap agar semua anggota DPRD DKI Jakarta bisa mengikuti jejaknya dalam menjalin komunikasi yang baik dengan konstituennya. "Diharapkan semua anggota dewan tidak hanya dekat dengan masyarakat saat momen pemilihan saja, tetapi juga aktif dalam membangun hubungan di waktu lainnya," tuturnya. Rapat paripurna DPRD DKI Jakarta tersebut juga dihadiri oleh Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi, serta sejumlah tokoh penting seperti Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, dan Ridwan Kamil yang datang atas undangan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, mengatakan bahwa PKS telah mengundang Ridwan Kamil dan Suswono untuk hadir dalam acara tersebut. Selain itu, dalam rapat paripurna itu, lima pimpinan DPRD Provinsi DKI Jakarta untuk periode 2024-2029 telah resmi dilantik. Mereka adalah Khoirudin dari Fraksi PKS sebagai Ketua, dan Ima Mahdiah dari Fraksi PDI-P sebagai Wakil Ketua DPRD. Selain itu, terdapat juga Rany Mauliani dari Fraksi Gerindra, Wibi Andrino dari Fraksi NasDem, serta Basri Baco dari Fraksi Golkar yang masing-masing menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD. ANTARA