**Borneonews - Tanjung Selor**, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sedang berupaya aktif dalam menarik minat investasi dari Korea Selatan. Dalam upaya ini, Kaltara menawarkan sejumlah proyek strategis di sektor infrastruktur dan perikanan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi daerah.
Dalam sebuah pertemuan di kantor gubernur di Tanjung Selor pada hari Jumat, Pjs Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong, mengungkapkan dua peluang investasi utama yang sedang dipromosikan. Pertama adalah pembangunan jalan yang akan menghubungkan Tanjung Selor dengan Desa Tanah Kuning. Proyek ini dirancang untuk mendukung pengembangan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) yang tengah dicanangkan di wilayah tersebut.
Selain itu, proyek lainnya yang ditawarkan adalah pengembangan kawasan industri perikanan serta pelabuhan perikanan yang berlokasi di Kota Tarakan. Tarakan sendiri diakui sebagai salah satu pusat produksi perikanan terbesar di Indonesia, dengan komoditas unggulan yang meliputi ikan, udang, kepiting, dan rumput laut. Togap menekankan bahwa pembangunan infrastruktur dalam sektor perikanan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi hasil laut serta membuka lebih banyak peluang untuk ekspor.
Pemerintah Provinsi Kaltara juga menjabarkan serangkaian keunggulan yang dapat dinikmati oleh para investor. Di antara keunggulan tersebut adalah potensi energi terbarukan, termasuk *hydropower*, solar, dan biomassa, yang dikenal melimpah di area ini. Mengingat posisi Kaltara sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), daerah ini memiliki prospek pertumbuhan ekonomi yang sangat menjanjikan.
Pjs Gubernur menegaskan komitmen pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memberikan berbagai kemudahan bagi investor yang berminat. Sebagai langkah lanjutan dari pertemuan tersebut, dijadwalkan bahwa para investor dari Korea Selatan bersama Pemerintah Provinsi Kaltara akan melakukan kunjungan lapangan ke lokasi proyek di Tanah Kuning dan Tarakan. Kunjungan ini bertujuan untuk melaksanakan survei lebih lanjut terkait potensi proyek yang ditawarkan.
Dalam waktu dekat, kedua belah pihak juga berencana untuk menandatangani nota kesepahaman (*MoU*) yang merupakan langkah formal demi mengukuhkan komitmen untuk melanjutkan kerjasama ini. Togap mengekspresikan keyakinannya bahwa kolaborasi ini tidak hanya akan membawa manfaat bagi kedua belah pihak, tetapi juga akan turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kaltara dan secara nasional.
ANTARA
Kaltara Tawarkan Proyek Investasi Infrastruktur dan Perikanan ke Korsel
Bagikan:

TANJUNG SELOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Komentar (0)
Memuat komentar…







