BORNEONEWS, Palangka Raya - Peristiwa kecelakaan yang melibatkan truk dan motor terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 38, tidak jauh dari pos polisi, Palangka Raya, Jumat (19/8/2016) pagi. Insiden tersebut mengakibatkan sang pengendara motor yang juga diduga sebagai waria tewas.
Terduga waria bernama Heriyanto, 29, warga Jalan Tewang Rangkang, Kabupaten Katingan itu menghembuskan napas terakhir ketika sampai di puskesmas terdekat. Aparat kepolisian kemudian mengamankan kendaraan Yamaha Vino KH 1988 HR milik korban ke Polsek Bukit Batu.
Demikian halnya dengan truk KH 8944 AM, beserta pengemudinya Sadiman, 50, warga Jalan Manduhara, Palangka Raya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
"Pengendara motor meninggal dunia ketika sampai di rumah sakit," kata Kasat Lantas Polres Palangka Raya AKP Christian Maruli Tua Siregar kepada wartawan, Jumat (19/8/2016).
Dia menuturkan, peristiwa bermula ketika pengemudi truk meluncur dari arah Palangka Raya - Kasongan. Sesampai di Km 38, Sadiman berniat belok ke kanan menuju tempat ia harus mengambil pasir.
Pada saat bak truk bagian belakang berada di posisi tengah jalan, tiba-tiba Heriyanto yang meluncur dari arah bersamaan langsung menabrak. Akibatnya, korban terpental. Dia juga mengalami pendarahan di bagian pelipis kanan, hidung, telinga dan kepala. Luka-luka ini mengakibatkan korban tewas setelah sampai di puskesmas terdekat.
"Dari keterangannya sopir truk sudah jauh memberikan tanda riting. Untuk selebihnya masih dalam pemeriksaan," ungkapnya.
Sementara itu, Sadiman mengaku sekitar 150 meter sebelum berbelok, dirinya sudah menyalakan lampu riting. "Saya masuknya juga pelan. Rencana mau ngambil pasir. Tau-tau dari belakang langsung nyambar bak truk aku," kata Sadiman. (BUDI YULIANTO/m)








