MANOKWARI –
**Borneonews - Manokwari** Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Provinsi Papua Barat menginformasikan bahwa Kelurahan Krooy yang terletak di Kabupaten Kaimana serta Kampung Sasirei di Kabupaten Teluk Wondama telah berhasil lolos dalam perlombaan tingkat nasional yang diadakan pada tahun 2024. Kepala DPMK Papua Barat, Legius Wanimbo, menyampaikan bahwa kedua lokasi tersebut akan mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri. "Satu kelurahan dan satu kampung dari Papua Barat akan menerima anugerah sebagai kelurahan dan kampung yang berprestasi," ungkap Wanimbo di Manokwari pada Jumat lalu. Berdasarkan informasi yang diterima, acara temu karya sekaligus penganugerahan bagi kelurahan dan kampung berprestasi dijadwalkan akan berlangsung di Bali pada tanggal 7 hingga 10 Oktober 2024. Kelurahan Krooy dan Kampung Sasirei berhasil masuk dalam nominasi setelah melalui proses penilaian yang dilakukan oleh Tim Verifikasi Lomba Desa dan Kelurahan pada tingkat nasional untuk Regional IV. "Beberapa poin penilaian meliputi potensi sumber daya alam, potensi pariwisata, penyelenggaraan pemerintahan yang baik, dan program kelembagaan yang efektif," jelas Legius. Pemerintah provinsi secara rutin melaksanakan pembinaan dan pelatihan bagi aparatur yang berada di kampung dan kelurahan di seluruh tujuh kabupaten di Papua Barat. Program penguatan yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas aparatur ini mencakup penguatan badan musyawarah kampung, penguatan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), penguatan Posyandu, serta berbagai program lainnya. "Saat aparatur kampung dan kelurahan memiliki kemampuan yang mumpuni, mereka akan mampu menciptakan inovasi yang bermanfaat," tambahnya. DPMK Papua Barat juga mendorong pembentukan Tim Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) di tingkat kabupaten. Ini bertujuan untuk mengoptimalkan program pemberdayaan yang ada. Kehadiran Tim P3PD memfasilitasi koordinasi yang lebih baik serta replikasi program-program pemberdayaan kepada masyarakat yang menjadi sasaran. "Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk menambah jumlah kampung dan kelurahan yang memiliki status mandiri," pungkas Legius. ANTARA