**Borneonews - Istanbul**, Perdana Menteri baru Jepang, Shigeru Ishiba, telah menegaskan komitmennya untuk menangani masalah skandal pendanaan politik yang melibatkan Partai Liberal Demokrat (LDP) yang saat ini berkuasa. Dalam pidato kebijakan pertamanya yang disampaikan di hadapan parlemen, Ishiba menyatakan, Saya akan memulihkan kepercayaan dalam politik yang telah terguncang akibat isu pendanaan politik. Saya akan berusaha menjelaskan kepada masyarakat dengan lebih jelas mengenai situasi yang dihadapi Jepang.
Shigeru Ishiba baru-baru ini terpilih sebagai ketua LDP dan dilantik sebagai Perdana Menteri ke-102 Jepang pada hari Selasa, 1 Oktober. Dalam pidatonya, yang diunggah secara resmi, ia menekankan bahwa tanggung jawab politik sangat penting untuk menciptakan sebuah Jepang yang aman, terjamin, dan makmur, serta memerlukan pemahaman dan empati dari masyarakat.
Belakangan ini, sejumlah jaksa Jepang telah melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap anggota LDP sebagai bagian dari penyelidikan berkaitan dengan tuduhan kriminal. Tuduhan tersebut menyatakan bahwa lima fraksi dari partai ini tidak melaporkan dengan benar perolehan pendapatan yang dihasilkan dari acara penggalangan dana politik selama lima tahun terakhir hingga tahun 2022.
Terkait dengan isu pelecehan seksual yang melibatkan tentara Amerika Serikat yang ditempatkan di Jepang, Ishiba juga menekankan perlunya mendapatkan pengertian dari komunitas lokal. Ia menyatakan, Untuk kelancaran penempatan angkatan bersenjata AS di Jepang, sangat penting untuk membangun pengertian dan kerjasama dari masyarakat, termasuk masyarakat lokal.
Di Okinawa, yang menjadi lokasi bagi sebagian besar dari lebih dari 50.000 tentara AS, terdapat peningkatan kasus serangan seksual yang melibatkan personel militer Amerika. Ishiba juga membahas hubungan Jepang dengan China, menyatakan bahwa negara ini akan secara komprehensif mempromosikan hubungan yang saling menguntungkan, dengan mempertimbangkan kepentingan strategis bersama.
Ia menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dengan pihak China di semua tingkatan, serta menyoroti bahwa Beijing telah melakukan tindakan untuk mengubah status quo secara sepihak menggunakan kekuatan di Laut China Timur dan Selatan. Tindakan ini tidak dapat diabaikan. Jepang akan mengajukan klaim yang perlu diajukan dan menuntut tanggung jawab yang seharusnya, tambah Ishiba.
Menanggapi situasi global, Ishiba juga menyoroti dampak Perang Rusia-Ukraina. Ia menyatakan, Kami akan melindungi Jepang dari perubahan lingkungan keamanan yang cepat. Api perang belum padam. Apa yang terjadi di Ukraina saat ini bisa berdampak pada Asia Timur besok.
Terakhir, terkait dugaan kasus penculikan oleh Korea Utara, Ishiba berkomitmen untuk kembali ke inti Deklarasi Pyongyang antara Jepang dan Korea Utara. Dengan pendirian yang kuat, saya akan berupaya maksimal untuk memastikan kembalinya semua korban penculikan dan menyelesaikan berbagai isu yang ada dengan Korea Utara, ujar Ishiba kepada parlemen.
ANTARA
Shigeru Ishiba, komitmen atasi skandal pendanaan politik Jepang
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gol McKennie dan Luiz Bawa Juventus Menang 2-0 atas Lecce
Hujan Lebat Guyur Tanjung Harapan TN Tanjung Puting
Bayern Muenchen Rebut Puncak Klasemen Setelah Kalahkan Freiburg 3-1
Gol Menit Akhir Bantu Timnas Indonesia U15 Imbang 1-1 Lawan Bangladesh
Liverpool Taklukkan Brighton dan Hove Albion 2-0 di Stadion Anfield
Waka KPK Usulkan Kewenangan Rampas Aset Pejabat Tak Tercantum di LHKPN
Komentar (0)
Memuat komentar…







