**Borneonews - Tanjungpandan**, Pemerintah Kabupaten Belitung, yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, telah meluncurkan sebuah inisiatif inovatif bernama "Brokoli" untuk mengelola dan mengendalikan inflasi di daerah tersebut. Program ini dibentuk dengan tujuan untuk memudahkan pengawasan harga serta memastikan kestabilan ekonomi masyarakat.
Penjabat Bupati Belitung, Mikron Antariksa, menjelaskan bahwa program "Brokoli" dirancang khusus sebagai langkah antisipasi terhadap inflasi yang terjadi. Setiap bulan, pemerintah memberikan perhatian serius terhadap pengendalian inflasi, mengingat pentingnya menjaga stabilitas perekonomian yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Mikron mengungkapkan bahwa inflasi dipicu oleh berbagai faktor, terutama berkaitan dengan ketersediaan atau stok bahan kebutuhan pokok. Dalam upaya meningkatkan transparansi harga, program ini akan melibatkan pemasangan layar lebar yang menampilkan daftar harga bahan pokok di pasar induk Tanjung Pandan.
Dengan menerapkan sistem tampilan harga ini, masyarakat akan mendapatkan informasi langsung mengenai fluktuasi harga bahan pokok. Informasi yang diperoleh dari pedagang akan disampaikan setiap hari melalui layar, sehingga memudahkan masyarakat untuk mengetahui harga yang mengalami kenaikan atau penurunan.
Mikron juga menyampaikan bahwa salah satu komoditas yang berkontribusi terhadap inflasi di wilayah tersebut adalah cabai, di samping beberapa komoditas lainnya. Melalui program "Brokoli", diharapkan pengawasan harga dapat ditingkatkan, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan sehari-hari.
ANTARA
Inovasi Brokoli dari Pemkab Belitung untuk Kendalikan Inflasi
Bagikan:

BANGKA BELITUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







