JAKARTA –
**Borneonews - Bali**, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga, menyatakan dukungannya terhadap program kewirausahaan perempuan saat memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Satya Dharma di Bali pada 2 Oktober lalu. Puspayoga mengungkapkan, "Kementerian PPPA mengapresiasi keberadaan program kelas perempuan di STIE Satya Dharma, yang merupakan sebuah inovasi bagi perempuan Indonesia untuk mengurangi kesenjangan gender di sektor ekonomi dan pendidikan melalui pemberdayaan kapasitas mereka." Program ini memiliki fokus pada kewirausahaan yang ramah lingkungan, di mana perempuan diharapkan dapat menjadi agen perubahan, baik dalam keluarga maupun di masyarakat. Hal ini disampaikan dalam pernyataannya yang dirilis oleh kementerian baru-baru ini. Lebih lanjut, Puspayoga menekankan bahwa pendidikan kewirausahaan yang inklusif dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kemandirian perempuan, sehingga mereka dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian. Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan sebagai kunci perubahan, yang membuka peluang bagi perempuan untuk terlibat dalam pembangunan serta meraih manfaat yang setara. "Pendidikan yang berfokus pada kewirausahaan yang peduli lingkungan memberikan dukungan kepada perempuan untuk tidak hanya mandiri secara finansial, tetapi juga untuk menjadi pelaku usaha yang memperhatikan keberlanjutan dan kesejahteraan sosial," tambahnya. Puspayoga berharap, program kewirausahaan untuk perempuan ini dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya dalam mendukung kesetaraan gender. Ia mengingatkan bahwa dengan peningkatan partisipasi perempuan melalui pendidikan tinggi dan kewirausahaan, cita-cita perempuan yang mandiri dan mampu berkontribusi pada pembangunan dapat tercapai. Hal ini diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang inklusif dan adil. ANTARA