SURABAYA –
**Borneonews - Blitar**, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengajak seluruh kepala daerah untuk berperan aktif dalam menciptakan suasana yang damai selama pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung serentak pada tahun 2024 mendatang. Penjabat (Pj) Gubernur Adhy Karyono mengungkapkan pentingnya menjaga kondusivitas di tengah masyarakat yang tengah bersiap menghadapi pesta demokrasi ini. Ia menekankan bahwa suasana yang tenang dan damai harus dipertahankan sebagai bentuk penghormatan terhadap para pendahulu bangsa yang telah berjuang keras untuk negara. "Kami berharap, meskipun masa kampanye Pilkada 2024 telah dimulai dan semakin marak, kita semua dapat menjaga situasi tetap stabil. Para Bupati, Wali Kota, serta kepala daerah lainnya perlu sepakat untuk menjaga keamanan, kedamaian, dan ketenangan di tengah masyarakat," kata Adhy Karyono setelah melakukan ziarah ke makam Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, di Kota Blitar. Pj Gubernur juga menegaskan perlunya kerjasama dari semua elemen masyarakat untuk memastikan bahwa proses Pilkada berjalan dengan tertib. Ia mengingatkan agar tidak ada konflik dan praktik politik yang merugikan. "Jangan sampai proses Pilkada ini ternoda oleh berbagai bentuk kekerasan atau ketidakpuasan. Kita harus selalu mengenang perjuangan pahlawan nasional yang telah berkorban untuk membentuk negara ini," ucapnya. Ziarah yang dilaksanakan juga bermaksud untuk menghormati jasa-jasa pahlawan bangsa, serta mengirimkan doa untuk para pendiri negara. Kegiatan ini merupakan rangkaian menyambut Hari Jadi Provinsi Jawa Timur yang ke-79. "Setiap kegiatan yang kita lakukan harus selalu diiringi dengan pengingat akan jasa pendiri negara, termasuk sang Proklamator RI. Kami berharap progres dan kemajuan yang telah diraih Jawa Timur tidak melupakan kontribusi dari pendiri bangsa," tambahnya. Selain mengunjungi makam Presiden Soekarno, Pj Gubernur Adhy dan jajaran pemerintah daerah juga berziarah ke makam Gubernur Suryo, yang merupakan Gubernur pertama Jawa Timur. Kegiatan ziarah ini menjadi tradisi rutin yang dilakukan oleh pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi. Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Wali Kota Blitar, Santoso, serta Pjs. Bupati Blitar, Jumadi, beserta seluruh kepala perangkat daerah di jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Secara keseluruhan, sebanyak 45 orang yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kota Blitar, Kabupaten Blitar, serta Bakorwil Malang turut serta dalam ziarah tersebut. Setelah menggelar ziarah dan tabur bunga, Pj Gubernur juga memberikan bantuan kepada keluarga juru kunci makam. Bantuan yang diberikan kepada lima orang tersebut berupa kain batik dan bahan pokok. Selain itu, bantuan bahan pokok juga disalurkan kepada 500 keluarga kurang mampu yang tinggal di sekitar makam. ANTARA