MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan sedang mengimplementasikan serangkaian inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis dalam proses pengelolaan pendapatan daerah yang lebih efektif. Kepala Bapenda Sulsel, Reza Faisal Saleh, menyatakan bahwa pihaknya telah merumuskan beberapa rencana inovasi yang akan dilaksanakan mulai Tahun Anggaran 2024. Salah satu rencana tersebut adalah pengembangan kemitraan dengan Bank Mandiri, Bank BNI, dan PT. Pos Indonesia untuk memungkinkan pembayaran pajak secara *digital*. Selain itu, Bapenda juga akan memanfaatkan aplikasi *TAPPAKA* untuk penagihan tunggakan pajak daerah. Aplikasi ini adalah pengembangan dari *PADAIDI* yang akan diterapkan pada tahun 2024. Dalam hal ini, mereka juga berencana untuk menerapkan surat ketetapan kewajiban pembayaran pajak secara digital serta pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) secara *digital*. Untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak, Bapenda Sulsel berkolaborasi dengan PT. Pertamina dan Kejaksaan Tinggi. Kerja sama ini menetapkan bahwa pengendara tidak akan mendapatkan *barcode* dari Pertamina jika pajak kendaraannya belum dilunasi. Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat akan lebih patuh dalam membayar pajak sebelum membeli bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Untuk memaksimalkan pendapatan daerah, Bapenda telah menghadirkan berbagai inovasi, termasuk sistem samsat link, aplikasi SIPADA untuk desktop dan mobile, gerai samsat, samsat keliling, serta aplikasi *E-samsat*. Beberapa layanan yang disediakan juga mencakup cek pajak, samsat drive-thru, kedai samsat, samsat lorong, dan lain-lain. Sebagai tambahan, Bapenda menawarkan sembilan jenis pelayanan publik dalam pengelolaan pendapatan daerah. Pelayanan ini mencakup 25 samsat induk, 1 samsat pembantu, 16 pos pembantu, 49 gerai samsat, 9 kedai samsat, serta unit transportasi untuk samsat keliling dan drive-thru. Dalam pencapaian yang menggembirakan, Bapenda Sulsel juga berhasil meraih penghargaan sebagai Provinsi Terbaik di wilayah Sulawesi pada Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tahun 2024. Ini menunjukkan upaya maksimal Bapenda dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah. ANTARA