MAKASSAR –
**Borneonews - Mamuju**, Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengambil langkah strategis untuk meningkatkan pengelolaan asrama haji di Mamuju. Tujuan utamanya adalah memaksimalkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (*PNBP*). Kepala Kemenag Sulbar, Adnan Nota, menegaskan bahwa asrama haji akan dioptimalkan sebagai salah satu sumber *PNBP*. Dalam hal ini, perlu ada upaya yang lebih dalam pengelolaannya serta penerapan kebijakan yang mendukung proses tersebut. Dalam upaya tersebut, setiap kegiatan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota diharapkan dapat dilaksanakan di Asrama Haji Mamuju. Adnan menekankan bahwa jika ada kegiatan yang biasanya diadakan di hotel, maka harus dipindahkan ke asrama haji, karena fasilitas yang ada akan ditingkatkan agar sebanding dengan layanan yang tersedia di hotel. Kemenag Sulbar telah menyelenggarakan kegiatan peningkatan layanan dan tata kelola asrama haji yang diikuti oleh sekitar 50 peserta. Ini diharapkan dapat meningkatkan fasilitas dan fungsi asrama haji yang merupakan aset Kemenag, sehingga lebih bermanfaat bagi masyarakat. Peningkatan pelayanan asrama haji ini juga berfungsi untuk memperbaiki citra Kemenag di kalangan masyarakat. "Kami ingin menjaga citra Kemenag Sulbar dengan memberikan pelayanan yang lebih baik untuk haji. Mari kita berkomitmen bersama agar pandangan negatif terhadap kami dapat dihilangkan dengan pengelolaan yang benar dan baik," imbuhnya. Lebih lanjut, Adnan meminta agar petugas haji yang telah menunaikan ibadah haji sebelumnya memberi kesempatan kepada mereka yang belum pernah bertugas, guna menciptakan keadilan. Ia juga menekankan perlunya menerapkan aturan pelaksanaan haji sampai ke tingkat paling bawah, serta tetap optimis bahwa pelayanan haji yang berkualitas dapat diwujudkan di Sulbar. ANTARA