BORNEONEWS, Tamiang Layang - Ketua Karang Taruna Kabupaten Barito Timur, Ariwaratanu, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Turnamen Bola Voli Terbuka dalam rangka HUT ke-55 Desa Simpang Bangkuang yang dibuka pada Jumat, 4 Oktober 2024.
Dia memuji Kepala Desa Simpang Bangkuang Seno Hartano, yang juga menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Paku, karena telah menyerahkan sepenuhnya kepanitiaan kepada Karang Taruna desa dan bekerja sama dengan BPD serta warga desa dalam melaksanakan kegiatan tersebut.
"Kami mengapresiasi Kepala Desa Simpang Bangkuang karena melibatkan Karang Taruna secara penuh dalam kegiatan ini, yang tentunya membangkitkan semangat pemuda di desa," ujar Ariwaratanu saat menghadiri pembukaan turnamen.
Ketua Karang Taruna Barito Timur menilai, selain sebagai bagian dari perayaan ulang tahun desa, turnamen bola voli ini juga menjadi langkah strategis untuk mengaktifkan peran Karang Taruna. Dia berharap kegiatan ini bisa rutin diadakan setiap tahun dan semakin meriah karena bola voli adalah olahraga yang sangat digemari oleh masyarakat Barito Timur.
Ariwaratanu juga mendorong agar Karang Taruna di tingkat desa terus bergerak dan aktif, tidak hanya mengadakan turnamen atau kegiatan keagamaan, tetapi juga berperan lebih dalam bidang sosial. Ia menyatakan keinginannya untuk mendukung setiap Karang Taruna di desa meski ada keterbatasan yang dihadapi pengurus Karang Taruna kabupaten.
"Setidaknya, kami hadir dalam setiap kegiatan yang mereka adakan untuk memberikan semangat dan mempublikasikan kegiatan mereka di media sosial maupun media massa, agar bisa menginspirasi Karang Taruna lainnya," tambahnya.
Ariwaratanu menyadari masih banyak tantangan yang dihadapi oleh Karang Taruna, namun ia berterima kasih kepada seluruh pemerintah desa sebagai pembina Karang Taruna di tingkat desa.
Menurutnya, dukungan pemerintah desa terhadap Karang Taruna sangat terasa dalam setahun terakhir, sehingga sebagian besar Karang Taruna di Barito Timur saat ini aktif.
"Mungkin ke depannya perlu penguatan manajemen organisasi, sehingga pengurus Karang Taruna memahami batasan dan peran mereka," kata Ariwaratanu.
Dia juga menyampaikan permohonan maaf karena belum semua harapan dari Karang Taruna di Barito Timur bisa terealisasi pada tahun 2024.
"Mudah-mudahan tahun depan lebih baik lagi, dan saya memastikan tidak ada pembedaan bagi setiap karang taruna kecamatan maupun desa, semua kami perlakukan adil namun kami akui kami mengalami keterbatasan waktu untuk membangun komunikasi dengan kawan-kawan yang ada di desa," ucapnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









