SEMARANG –
**Borneonews - Temanggung**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, masih aktif menyalurkan bantuan air bersih hingga saat ini, meskipun beberapa kali hujan telah turun di wilayah tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto, menjelaskan bahwa meski hujan telah terjadi, hal ini belum cukup untuk meningkatkan debit dari sumber-sumber air yang tersedia. Oleh karena itu, BPBD terus berkomitmen untuk memberikan bantuan air bersih ke daerah-daerah yang sangat membutuhkan pasokan air. Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Temanggung telah berhasil mendistribusikan sekitar 107 tangki air bersih ke berbagai lokasi yang tengah mengalami kekeringan. Proses penyaluran air bersih ini didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dan jika anggaran tersebut tidak cukup, BPBD akan memanfaatkan dana siap pakai (DSP) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Menurut Totok, alokasi anggaran untuk penanganan masalah kekeringan telah dipersiapkan. "Kami mengambil dari alokasi tersebut untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat," jelasnya. Beberapa daerah di Kabupaten Temanggung yang terus menerima bantuan air bersih termasuk Desa Balong di Kecamatan Bansari, Pagergunung dan Wonosari di Kecamatan Bulu, Ngadisepi di Kecamatan Gemawang, Ketitang di Kecamatan Jumo, serta Kembangsari di Kecamatan Kandangan dan Klepu di Kecamatan Kranggan. BPBD berupaya semaksimal mungkin agar kebutuhan masyarakat akan air bersih dapat terpenuhi, terutama di musim kering ini. ANTARA