PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Sugiyanto, mengungkapkan bahwa hingga September 2024, baru sekitar 51 persen hewan penular rabies atau HPR yang telah divaksinasi di Kota Palangka Raya.

"Populasi HPR yang terdiri anjing, kucing, kera, dan musang di Kota Palangka Raya mencapai 10.162 ekor namun baru 4.624 ekor atau sekitar 51 persen yang sudah divaksinasi rabies," kata Sugiyanto pada Sabtu, 5 Oktober 2024.

Angka ini kata Sugiyanto menunjukkan bahwa masih ada tantangan besar dalam mencapai target vaksinasi yang telah ditetapkan.

Untuk mencapai target tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya telah melakukan berbagai langkah strategis. Salah satu langkah yang diambil adalah mengadakan kampanye vaksinasi massal di berbagai kelurahan. Kampanye ini bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat dalam mendapatkan vaksinasi bagi hewan peliharaan mereka.

Selain kampanye vaksinasi massal, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga terus menggalakkan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi hewan peliharaan. Penyuluhan ini dilakukan melalui berbagai media, termasuk sosialisasi langsung di lapangan dan melalui media sosial.

"Penyuluhan ini penting agar masyarakat memahami manfaat vaksinasi dan tidak ragu untuk melakukannya," tambah Sugiyanto.

Sugiyanto juga mengajak seluruh pemilik anjing di Palangka Raya untuk berpartisipasi aktif dalam program vaksinasi ini.

"Kami mengimbau para pemilik anjing untuk segera membawa hewan peliharaan mereka ke tempat-tempat vaksinasi yang telah disediakan," ujarnya.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, diharapkan target vaksinasi dapat segera tercapai. Sugiyanto optimis bahwa dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, angka vaksinasi akan terus meningkat. (TESTI PRISCILLA/j)