**Borneonews - Istanbul**, Uni Emirat Arab (UAE) pada hari Jumat, 4 Oktober, meluncurkan kampanye bantuan yang ditujukan untuk mendukung Lebanon. Inisiatif ini diawali dengan pengiriman pesawat bantuan medis yang mengangkut berbagai perlengkapan penting.
Keputusan ini mengikuti arahan Presiden Mohammed bin Zayed, yang telah meratifikasi sebuah paket bantuan kemanusiaan darurat senilai 100 juta dolar AS, setara dengan sekitar Rp1,5 triliun, untuk Lebanon. Hal ini diungkapkan dalam pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri UAE.
Pesawat pertama yang mengangkut bantuan tersebut, yang mengusung slogan "UAE bersama Anda, Lebanon", telah tiba di bandara Beirut dengan membawa 40 ton pasokan medis yang sangat dibutuhkan. Pengiriman ini dilakukan dengan kerjasama yang erat bersama Organisasi Kesehatan Dunia (*World Health Organization*, WHO).
Inisiatif bantuan ini mencerminkan komitmen UAE dalam mendukung rakyat Lebanon dan sekaligus menekankan pentingnya hubungan persaudaraan yang telah terjalin antara kedua negara, terutama dalam masa-masa sulit seperti sekarang. Kementerian Luar Negeri UAE menegaskan bahwa upaya tersebut adalah bagian dari tanggung jawab UAE untuk membantu meringankan beban yang dihadapi oleh masyarakat Lebanon.
Menteri Negara untuk Kerja Sama Internasional, Reem binti Ibrahim Al Hashimy, menyatakan bahwa pengiriman bantuan tersebut merupakan langkah awal dalam merespon kebutuhan mendesak rakyat Lebanon. Ia menegaskan bahwa UAE tetap berkomitmen untuk menyuplai dukungan kemanusiaan guna mengurangi penderitaan dan memenuhi kebutuhan mendasar, khususnya untuk kelompok masyarakat yang paling rentan.
Pada sisi lain, konflik antara Hizbullah dan Israel semakin memanas, terutama setelah Israel mulai melancarkan operasi militer di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023. Konflik ini telah mengakibatkan lebih dari 41.800 jiwa melayang, sebagian besar di antaranya adalah perempuan dan anak-anak.
Di Lebanon, serangan yang dilakukan oleh Israel telah menyebabkan sedikitnya 2.011 korban jiwa dan lebih dari 9.500 orang mengalami luka-luka. Selain itu, sekitar 1,2 juta orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka menurut laporan yang disampaikan oleh otoritas Lebanon.
Masyarakat internasional saat ini menunjukkan kekhawatiran yang mendalam atas potensi eskalasi serangan Israel di Lebanon. Mereka mengkhawatirkan bahwa konflik ini berpotensi berkembang menjadi perang regional yang lebih luas.
ANTARA
UAE Luncurkan Bantuan Medis untuk Lebanon di Tengah Konflik
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







