BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran meletakkan batu pertama pembangunan masjid Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat (19/8/2016) siang. Posisinya di samping kiri belakang bangunan utama PTA di Jalan Tjilik Riwut Km 4 Palangka Raya. 

Kepala PTA Kalteng, Helmi Bakri mengatakan, ide membangun masjid untuk memberi kenyamanan pegawai terlebih memang belum ada masjid di lingkup PTA. Karena itu secara swadaya pegawai mengumpulkan infaq untuk keperluan masjid tersebut. 

“Semoga semangat ukhuwah islamiyah dapat terjaga dan meningkat dengan bergotong royong membangun rumah ibadah ini. Saya memohon dukungan spirituil dan moril demi pelaksanaan pembangunan yang ditargetkan 5 tahun selesai ini. Saya juga berdoa supaya masyarakat semakin aman, nyaman, dan sejahtera,” kata Helmi memberikan sambutan.

Sementara Ketua Panitia pembangunan masjid, Jauharuddin Sohra yang juga menjabat Hakim Tinggi PTA, mengungkap saat ini baru terkumpul dana swadaya sekitar Rp200 juta. Sementara masjid dua lantai itu diproyeksikan menelan biaya Rp1 miliar lebih.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dalam sambutannya sebelum meletakkan batu pertama pembangunan masjid tersebut mengatakan, siap mendukung moril dan spirituil seraya mendoakan upaya lekas selasai. Selama menjabat, ia ingin membantu semua masjid, musholla, dan surau yang perlu uluran tangan.

“Semoga niat baik dari jajaran PTA Kalteng ini diijabah Allah SWT. Dan mudah-mudahan sebelum target 5 tahun tadi, sudah selesai terbangun. Saya ingin tegaskan, saya tidak ingin membangun masjid sendiri, membangun pesantren, ataupun musholla. Tetapi saya memilih memperbaiki yang ada saja.Saya berharap sebelum masa jabatan berakhir, khususnya yang dalam kota ini semua bangunan masjid dan musholla selesai,” katanya. (RZ/N).