BORNEONEWS, Pontianak - Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Andika Perkasa, mengunjungi Pos Komando Siaga Darurat Penangulangan Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan Dan Lahan (Provinsi Kalimantan Barat 2016, di Jalan Adi Sucipto No. 50. Pontianak, Jumat (19/8/2016) malam.

Pangdam didampingi Kepala Staf Kodam XII/Tpr Brigjen TNI Ahmad Supriyadi, Asisten Operasi Kasdam XII/Tpr Kolonel Inf M. Muchidin, Komandan Kodim 1207/BS Kolonel Inf Jacky Ariestanto dan Waka Topdam Letkol Ctp Verlos. Kedatangan Pangdam bersama rombongan disambut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Ka BNPB) Kalbar, T.T.A Nyarong beserta Bambang Hagiyono.

Pangdam mengingatkan seluruh Instansi terkait untuk saling bersinergi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalbar. Harus mencermati hotspot, dimonitor selalu dan langsung mencari titik api supaya tidak melebar dan membesar ke wilayah lainnya.

Selain itu Pangdam juga menyampaikan untuk mengaktifkan pelaksanaan Satgas Darat,  membuat hujan buatan, serta Patroli Helly, Water Bom agar semua api cepat padam, tambahnya .  

“Saya berharap BMKG dapat data yang update dengan disamakan alat yang kita gunakan dan laksanakan temu cepat dimana titik api tersebut berada, dengan diperbantukan TNI dan Polri menuju sasaran untuk kita memonitor seluruh wilayah Kalimantan”, ujarnya

 Pangdam menjelaskan dengan bantuan yang masih kurang memadai untuk memonitoring seluruh wilayah Kalimantan, tidak boleh mengurangi semangat. Terlebih dahulu pemadaman api di wilayah Kubu Raya dan sekitarnya guna mencegah terhambatnya jadwal penerbangan di Bandara Supadio Pontianak hingga terwujudnya nanti alat yang memadai untuk melaksanakan pemadaman api secara keseluruhan wilayah Kalimantan. (RO/N).