SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kabar gembira bagi masyarakat Sampit dan sekitarnya, penerbangan langsung rute Sampit-Semarang segera hadir di Bandara H Asan Sampit. Penerbangan ini dioperasikan oleh Nam Air dengan menggunakan pesawat jenis Boeing 737 berkapasitas 120 kursi.

"Kami masih menunggu perizinan yang sedang dalam proses, Insha Allah bulan ini sudah keluar, dan segera kami publish. Paling lambat awal November, masyarakat sudah bisa menikmati penerbangan ini," kata Direktur Niaga Nam Air, Achmad Yani, Sabtu, 5 Oktober 2024.

Kehadiran rute penerbangan baru ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat Sampit yang menantikan transportasi udara menuju Semarang. Sehingga perjalanan dapat lebih cepat dan nyaman tanpa harus ke Bandara Iskandar Pangkalan Bun. 

Achmad Yani mengatakan penerbangan ini merupakan sudah direncanakan untuk hadir saat pergantian season summer ke winter yang akan berlangsung pada tanggal 28 Oktober 2024.

"Untuk penerbangan ini kami akan melakukan promosi maksimal 5 hingga 7 hari setelah pergantian season tersebut," jelasnya.

Terkait harga tiket, pihak Nam Air masih menunggu keputusan dari regulator. Achmad Yani memperkirakan estimasi harga hampir sama dengan penerbangan Sampit-Surabaya karena jaraknya hampir sama.

"Nanti akan kita umumkan jadwal resminya," pungkasnya.

Penerbangan Sampit-Semarang ini akan menjadi salah satu layanan unggulan dari Nam Air yang terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan penerbangan yang nyaman dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia pada umumnya, masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) khususnya. 

Sementara itu, Winarti, penjual tiket pesawat di Sampit mengatakan, penerbangan Sampit-Semarang merupakan salah satu rute yang dinantikan masyarakat, terutama saat musim libur sekolah.

"Adanya penerbangan langsung ini, diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat Sampit, baik untuk keperluan bisnis, wisata, maupun keluarga. Harapan masyarakat tentunya harganya bisa kompetitif, karena selama ini warga Sampit yang ingin ke Semarang sering terbang melalui Pangkalan Bun," kata Winarti. (DEWI PATMALASARI/J)