**Borneonews - Biak**, Kepala Staf Komando Operasi Udara (Kastaf Koopsud) III Biak, Marsekal Pertama TNI Esron Sahat B Sinaga, mengimbau kepada seluruh prajurit TNI untuk selalu waspada terhadap isu-isu yang bersifat provokatif. Ia menekankan pentingnya kehatian-hatian agar prajurit tidak terjerumus dalam upaya-upaya yang berpotensi memecah belah kesatuan TNI.
Dalam acara peringatan HUT ke-79 TNI yang digelar di Biak pada hari Sabtu, Kastaf Koopsud III menyampaikan amanat yang berasal dari Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subianto. Dalam pernyataannya, ia mengajak prajurit untuk menyambut Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia terpilih.
Marsekal Esron memaparkan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Presiden terpilih, Jenderal (Purn) Prabowo Subianto, TNI akan semakin kuat, berwibawa, dan akan mendapatkan pengakuan yang lebih besar dari negara-negara lain di dunia.
Pada kesempatan berharga ini, beliau memberikan beberapa pesan penting kepada prajurit TNI. Pertama, prajurit diajak untuk memperkokoh keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini dapat dicapai dengan meluangkan waktu untuk beribadah dan membuka hati.
Kedua, ia mengingatkan akan pentingnya mempertahankan dan meningkatkan soliditas TNI serta menjaga kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Hal ini diharapkan agar TNI tetap menjadi faktor pemersatu dan perekat bagi bangsa yang menganut prinsip *Bhinneka Tunggal Ika*.
Ketiga, Marsekal Esron menekankan perlunya meningkatkan kewaspadaan, profesionalisme, dan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan tugas di masa depan.
Sebagai poin keempat, ia menggarisbawahi pentingnya membangun koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah, instansi terkait, serta komponen bangsa lainnya. Kerjasama ini sangat penting untuk memastikan pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara serentak berjalan aman, tertib, dan lancar.
Terakhir, beliau berpesan agar setiap prajurit menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan niat ibadah. Tindakan melawan hukum dan yang dapat merugikan rakyat mesti dihindari, karena tugas prajurit semata-mata ditujukan untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.
Upacara peringatan HUT ke-79 TNI di Kabupaten Biak Numfor berlangsung dengan khidmat meskipun hujan mengguyur kawasan tersebut sejak pagi hari.
ANTARA
Kastaf Koopsud III Biak, Waspadai Isu Pemecah Belah TNI
Bagikan:

JAYAPURA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Jaringan Peredaran Kayu Ilegal Didalami Pihak Kemenhut
Tokoh Lintas Agama Kalteng Tekankan Kebersamaan Hadapi Kemarau dan Karhutla
Flick Lawan Mourinho Serasa Superman vs Batman
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Komentar (0)
Memuat komentar…







