JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan arti penting kedekatan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat dalam konteks peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 TNI. Dalam pernyataannya setelah memimpin Upacara HUT TNI di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu, Jokowi menegaskan bahwa momen HUT TNI kali ini semakin menyoroti betapa eratnya hubungan yang terjalin antara TNI dengan rakyat. Jokowi menyatakan, "HUT TNI ke-79 ini menunjukkan betapa dekatnya TNI dengan rakyat dan itu adalah *power*, itu adalah kekuatan besar negara kita." Ia menambahkan bahwa persatuan antara TNI dan rakyat menjadi salah satu pilar yang penting dalam mempertahankan stabilitas serta kekuatan sebuah negara. Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi juga mengingatkan agar TNI terus memelihara kedekatan dengan masyarakat saat menjalankan tugas mulianya untuk melindungi dan mempertahankan kedaulatan negara. Dalam pidatonya, ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh prajurit TNI atas loyalitas dan pengabdian mereka kepada bangsa dan negara. "Saya sudah memimpin pemerintahan selama 10 tahun, dan saya merasakan betul peran serta kontribusi nyata TNI dalam menjaga kedaulatan negara, memperkuat persatuan politik, serta membantu mengatasi berbagai tantangan dan krisis yang dihadapi," ujar Jokowi. Dalam rangkaian acara HUT TNI ke-79, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyaksikan parade alat utama sistem senjata (alutsista) yang menampilkan berbagai kendaraan tempur, termasuk tank dan mobil taktis. Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat, di mana mereka berkesempatan untuk menaiki kendaraan perang tersebut dan berkeliling di sekitar kawasan Monas. Kebahagiaan terlihat jelas di wajah masyarakat, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak, yang antusias melambaikan tangan kepada Presiden Jokowi saat ia berada di Mimbar Kehormatan. Momen tersebut menjadi simbol kedekatan serta sinergi antara TNI dan rakyat yang diharapkan terus terjaga demi kemajuan bangsa. ANTARA