BENGKULU –
**Borneonews - Mukomuko**, Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Mukomuko, yang terletak di Provinsi Bengkulu, mengalami kenaikan yang signifikan untuk tahun 2024. Nilai SAKIP terbaru tercatat sebesar 60,73 poin, meningkat dari 60,04 poin pada tahun sebelumnya. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mukomuko, Abdiyanto, mengungkapkan rasa syukur atas peningkatan ini. "Dulu, SAKIP Pemkab Mukomuko mendapat penilaian C, kini kita berhasil mendapatkan nilai B. Hal ini perlu menjadi perhatian bagi semua instansi terkait," ujarnya dalam sebuah keterangan di Mukomuko. Abdiyanto menjelaskan bahwa SAKIP merupakan bagian penting dari manajemen kinerja di sektor publik yang sejalan dengan prinsip reformasi birokrasi. Penerapan sistem akuntabilitas ini berfokus pada pencapaian hasil (outcome) yang optimal serta upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa SAKIP merupakan integrasi dari berbagai sistem, termasuk sistem perencanaan, penganggaran, dan pelaporan kinerja. Semua sistem ini dirancang untuk mendukung pelaksanaan akuntabilitas keuangan yang efektif dan transparan. "Pelaporan kinerja dari setiap organisasi perangkat daerah harus disampaikan dengan baik oleh penyelenggara pemerintahan di setiap level," tegasnya. Di samping itu, Abdiyanto menambahkan bahwa SAKIP juga menjadi indikator penting dalam penilaian yang dilakukan oleh pemerintah pusat terkait aspek penganggaran di masing-masing instansi. Dengan adanya data yang terhimpun, pemerintah daerah dapat memahami hasil evaluasi nilai SAKIP, yang secara langsung berdampak pada dukungan anggaran. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, SAKIP Pemkab Mukomuko mencatatkan peningkatan yang berarti. Dari skala evaluasi 100 persen, nilai SAKIP naik dari 60,04 pada 2023 menjadi 60,73 pada 2024. Atas prestasi peningkatan nilai SAKIP ini, pemerintah kabupaten Mukomuko menerima penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Pengakuan ini menjadi pendorong bagi instansi untuk terus meningkatkan kinerja dan akuntabilitas mereka di masa yang akan datang. ANTARA