MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Sumatera Utara berkomitmen untuk mempertahankan tradisi medali emas di cabang olahraga renang dalam ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII yang akan diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah. Tim ini menetapkan target untuk meraih setidaknya satu medali emas dalam kompetisi tersebut. Pelatih para renang dari Sumut, Brian Howard, menyatakan bahwa peluang untuk meraih medali emas sangat terbuka, terutama karena tiga atlet dari provinsi ini menunjukkan kemajuan yang positif selama tahap persiapan. Dia menjelaskan bahwa perkembangan atlet menuju ajang di Solo sangat menggembirakan, di mana tidak ada cedera yang dilaporkan dan semua atlet diminta untuk menjaga kesehatan mereka hingga menjelang pertandingan. Meski kehilangan Chandra, peraih medali emas pada Peparnas 2021 di Papua, Sumut masih memiliki sejumlah atlet potensial. Salah satunya adalah Alrian, yang akan berkompetisi di nomor gaya dada S8 putra dan diyakini memiliki peluang besar untuk membawa pulang medali emas. Brian menambahkan bahwa di nomor S8, ada harapan untuk meraih medali emas dalam beberapa cabang, termasuk 200 meter ganti, serta 50 dan 100 meter gaya dada. Ia optimis bahwa Fadli, juga dapat mengukir prestasi di nomor gaya punggung dan gaya kupu-kupu. Di sisi lain, atlet muda Yecikarani Clarita yang berlaga di nomor Low Vision S13 putri, berpeluang untuk mengejutkan. Atlet berusia 14 tahun ini telah menunjukkan performa yang baik selama latihan di daerah, di mana ia akan bertanding di nomor 50 dan 100 meter gaya dada, serta 100 meter gaya punggung. Brian menekankan bahwa kompetisi cukup ketat, dan kekuatan lawan-lawan dari provinsi lain masih perlu diperhatikan. Fadli Ramadhan, salah satu atlet debutan, mengungkapkan bahwa ia merasa dalam kondisi optimal dan siap untuk berlaga demi meraih medali emas. Meskipun ini adalah pengalaman pertamanya di Peparnas, Fadli merasa nyaman dengan lintasan yang akan ia gunakan. Ia mengatakan, "Kami tidak ingin pulang ke Medan dengan tangan kosong. Target kami pasti adalah emas. Kami akan berusaha maksimal dan terus berdoa. Hasil akhir hanya akan kami serahkan kepada Tuhan." Yecikarani juga menunjukkan keyakinan bahwa ia dan Alrian akan berusaha keras untuk merealisasikan impian meraih medali emas. Menurutnya, tantangan terberat bukan berasal dari atlet lain, melainkan dari keyakinan diri sendiri. "Doakan, semoga saya bisa memberikan prestasi untuk NPC Sumut. Kami hanya bisa berusaha keras dan berdoa," ujarnya. Pada Peparnas 2024, tim renang para dari Sumatera Utara diperkuat oleh tiga atlet debutan, yaitu Alrian Herlambang (tuna daksa S8), Fadli Ramadhan (tuna daksa S6), dan Yecikarani Clarita Situmorang (Low Vision S13). Dengan semangat tinggi dan persiapan matang, tim ini berharap dapat memberikan penampilan terbaik mereka di arena kompetisi. ANTARA