JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo baru saja menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Yudha Dharma Pratama kepada tiga perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 TNI yang berlangsung di Jakarta pada hari Sabtu. Penganugerahan ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Presiden Nomor 41 TK Tahun 2024 yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 2 Agustus 2024. Tiga perwira yang menerima penghargaan tersebut mencakup Mayjen TNI Deddy Suryadi yang menjabat sebagai Panglima Kodam IV/Diponegoro, Laksda TNI Yoos Suryono yang merupakan Panglima Komando Armada I, serta Marsda TNI Deni Hasoloan Simanjuntak selaku Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III. Dalam upacara tersebut, dibacakan kutipan resmi dari keputusan Presiden yang menegaskan, "Atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia memutuskan untuk menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Yudha Dharma Pratama kepada para perwira yang tercantum dalam lampiran keputusan ini." Penganugerahan Bintang Yudha Dharma sendiri adalah bentuk penghormatan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia atas jasa-darma bakti sekelompok individu yang dirasakan manfaatnya oleh bangsa dan negara. Selain Bintang Yudha Dharma Pratama, Presiden juga memberikan tanda kehormatan Samkaryanugraha kepada sejumlah kesatuan di dalam lingkungan TNI. Penganugerahan ini berdasarkan pada Surat Keputusan Presiden Nomor 131 TK Tahun 2024, yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 1 Oktober 2024. Dalam pernyataan resmi dari Keputusan Presiden, disebutkan bahwa, "Atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia menganugerahkan tanda kehormatan Samkaryanugraha kepada kesatuan-kesatuan di lingkungan TNI yang tercantum dalam lampiran keputusan ini." Kesatuan-kesatuan TNI yang dianugerahi tanda kehormatan Samkaryanugraha meliputi Grup I Kopassus, Batalyon Infanteri 501/Bajra Yudha, Komando Distrik Militer 1714/Puncak Jaya, serta Batalyon Intai Amfibi 2 dan KRI Frans Kaisepo 368. Selain itu, KRI Bima Suci 945, Satuan Bravo 90 Kopasgat, Skadron Udara 31, dan Skadron Udara 17 juga menerima penghargaan serupa. Samkaryanugraha merupakan tanda kehormatan yang diberikan kepada kesatuan TNI yang telah menunjukkan prestasi gemilang dalam operasi militer maupun pembangunan untuk mendukung pertahanan negara dan bangsa. Penghargaan ini sendiri telah ditetapkan sejak tahun 1968, menjadi simbol penghormatan bagi dedikasi dan pengabdian yang diberikan oleh para anggota TNI. ANTARA