BENGKULU –
**Borneonews - Mukomuko**, Warga Desa Selagan Jaya, yang terletak di Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, telah mengambil inisiatif untuk memperbaiki jalan provinsi yang mengalami kerusakan parah. Jalan sepanjang 300 meter ini diperbaiki secara swadaya untuk mempermudah akses kendaraan, terutama truk yang mengangkut tandan buah segar kelapa sawit. Agus Supriyanto, Kepala Desa Selagan Jaya, menjelaskan bahwa jalan yang diperbaiki warga adalah bagian ujung dari jalan provinsi. Meskipun sebagian besar jalan sudah diaspal, masih ada sisa sepanjang 300 meter yang belum ditangani. Upaya perbaikan ini dilakukan oleh warga dengan menggunakan material batu koral yang mereka siapkan sendiri. Agus menekankan bahwa tujuan dari perbaikan ini adalah untuk memastikan jalan tersebut dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat dengan aman. Ia menambahkan, jika jalan provinsi tersebut dibiarkan dalam kondisi rusak, maka truk pengangkut sawit tidak memiliki pilihan lain selain melewati jalan desa. Hal ini berpotensi merusak jalan desa yang sudah dicor dan diperbaiki. Sebagai langkah pencegahan, warga merasa perlu untuk memperbaiki jalan provinsi agar mobil pengangkut sawit dapat melalui jalur yang sesuai dan tidak memberikan beban pada infrastruktur jalan desa yang lebih rentan. Saat ini, kondisi jalan yang ada telah berlubang, sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan yang melintas. Harapan dari warga adalah agar setelah perbaikan, jalan ini dapat dilalui dengan lebih mudah oleh semua jenis kendaraan, baik untuk mengangkut hasil pertanian maupun bagi warga yang memiliki keperluan untuk beraktivitas di luar wilayah. Desa Selagan Jaya sendiri memiliki populasi sekitar 1.700 jiwa yang terbagi dalam 500 kepala keluarga. Agus juga menyampaikan bahwa pekerjaan pembangunan jalan provinsi yang tersisa di wilayah ini seharusnya menjadi perhatian pemerintah provinsi. Dengan dana yang terbatas, proyek ini tampaknya belum sepenuhnya selesai, dan masih banyak area yang perlu ditangani agar akses masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. ANTARA