JAKARTA –
**Borneonews - Shanghai**, Carlos Alcaraz kembali menunjukkan performa gemilangnya di ajang Shanghai Masters dengan meraih kemenangan impresif yang menjadi kemenangan ke-10 secara berturut-turut. Gelaran pertandingan ini berlangsung pada hari Sabtu, 5 Oktober. Sebelumnya, Alcaraz berhasil mengalahkan Jannik Sinner dalam pertandingan tiga set yang sangat menegangkan untuk merebut gelar di China Open. Dalam pertandingan kali ini, petenis muda asal Spanyol tersebut tampil dominan dengan mengalahkan Shang Juncheng, pemain muda berbakat dari Tiongkok, dengan skor 6-2, 6-2. Alcaraz, yang saat ini berusia 21 tahun, mengungkapkan bahwa ia belum terbiasa bertanding melawan petenis yang lebih muda. "Dia (Shang) telah menunjukkan permainan tenis yang sangat baik pada akhir-akhir ini dan bahkan berhasil meraih gelar ATP pertamanya di Chengdu. Saya yakin dia akan terus naik peringkat," ungkap Alcaraz yang disiarkan oleh ATP. Di saat bertemu di net, Alcaraz mengungkapkan bahwa Shang menyatakan senang bisa berbagi lapangan dengannya. Hal ini menunjukkan pentingnya saling menghargai antar generasi dalam olahraga tenis. Alcaraz terus menunjukkan semangat bertanding yang tinggi, yang terlihat saat ia memukau penonton pada poin ketiga pertandingan, dengan permainan net yang berani dan penuh antisipasi saat meraih keunggulan 40-0. Petenis yang kini menduduki unggulan ketiga ini berhasil memenangkan sembilan poin awal di pertandingan tersebut dan terus menekan lawan-lawannya. Setelah pertandingan ini, Alcaraz akan kembali bersaing di Shanghai Masters melawan petenis Tiongkok lainnya, Wu Yibing, dalam babak ketiga. Sejak mengalami kekalahan dari Botic van de Zandschulp di babak kedua AS Terbuka, Alcaraz belum merasakan kekalahan dan terus menunjukkan performa luar biasa sepanjang turnamen. Untuk menutup musim di tur ATP, Alcaraz merasakan kesiapan penuh setelah hanya menjalani tiga pertandingan di lapangan keras di Amerika Utara, yakni di Cincinnati dan New York. ANTARA