PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Bambang Irawan, mengajak masyarakat untuk lebih teliti dan bijak dalam menyikapi berita politik selama Pilkada. 

Ia telah menyoroti bahwa, kemajuan media sosial sering digunakan untuk menyebarkan informasi, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan untuk kampanye hitam yang bertujuan menjatuhkan lawan politik melalui berita palsu atau manipulatif. 

"Masyarakat harus dapat memverifikasi setiap informasi yang diterima dan tidak langsung mempercayai berita yang tidak jelas sumbernya," kata Bambang, Sabtu 5 Oktober 2024.

Ia juga mengimbau masyarakat tidak terjebak dalam hoaks dan lebih mengutamakan pemahaman yang benar agar Pilkada berlangsung dengan sehat dan demokratis.

Selain itu, Bambang telah mengamati bahwa dalam menjelang Pilkada, sudah mulai beredar berita yang saling menjatuhkan di antara pasangan calon. 

--page

Ia menjelaskan bahwa, berita-berita terutama di sosial media sering kali tidak memiliki dasar yang jelas dan lebih banyak digunakan untuk merusak citra lawan politik, atau dikenal sebagai bagian dari kampanye hitam. 

Bambang mengingatkan, masyarakat berhati-hati dan tidak langsung percaya dengan informasi yang bersifat memecah belah atau merugikan pihak lain. 

"Saya mengimbau agar masyarakat selalu mencari informasi yang akurat dan faktual, serta tetap menjaga suasana Pilkada yang kondusif dan damai tanpa termakan isu yang menyesatkan," tandasnya. (MARINI/y)