JAKARTA –
**Borneonews - Beirut** Israel melancarkan serangkaian serangan udara di kawasan selatan Beirut dan Bekaa Valley, yang berlangsung pada pagi hari Sabtu. Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan satu orang meninggal dunia akibat serangan yang dilakukan. Informasi ini bersumber dari media resmi Lebanon. Media tersebut juga menyebutkan bahwa korban tewas tersebut ditemukan setelah serangan Israel mengenai sebuah rumah di daerah Saad Nayel. Selain itu, laporan dari koresponden Anadolu mengungkapkan bahwa pasukan Israel terus melanjutkan serangan udara yang intensif di area sekitar Burj al-Barajneh, yang terletak di pinggiran selatan Beirut. Hingga saat ini, belum ada informasi rinci yang tersedia mengenai jumlah korban lain atau kerusakan yang ditimbulkan akibat serangan ini. Namun, data dari otoritas Lebanon menunjukkan angka yang mengkhawatirkan, dengan setidaknya 2.011 orang dilaporkan telah tewas, lebih dari 9.500 orang mengalami luka-luka, serta sekitar 1,2 juta orang terpaksa mengungsi dari tempat tinggal mereka. Konflik yang berkepanjangan antara Hizbullah dan Israel kembali memanas sejak dimulainya perang di Gaza. Dalam konteks ini, serangan Israel ke Gaza telah mengakibatkan lebih dari 41.800 kematian, dengan mayoritas korban adalah wanita dan anak-anak, menyusul serangan yang dilakukan oleh kelompok Palestina, *Hamas*, pada bulan Oktober tahun lalu. Terdapat kekhawatiran di kalangan masyarakat internasional bahwa aksi militer Israel di wilayah Lebanon ini dapat memicu eskalasi lebih lanjut, berpotensi menjadikan konflik yang sedang berlangsung di Gaza sebagai perang regional yang lebih luas. ANTARA