KENDARI –
**Borneonews - Kolaka Utara**, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, telah melaksanakan kegiatan sosialisasi kesehatan reproduksi (*Kespro*) serta upaya pencegahan stunting di kalangan pelajar tingkat SMA sederajat. Kegiatan ini diadakan sebagai langkah proaktif untuk memberikan pengetahuan yang diperlukan kepada generasi muda. Ketua TP-PKK Kolaka Utara, Nurhayati Yusmin, menyatakan bahwa sosialisasi ini akan dilakukan secara bertahap di seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Kolaka Utara. Tahap pertama dari kegiatan ini diadakan di SMAN Kodeoha. Sebagai langkah selanjutnya, Nurhayati menyampaikan bahwa sosialisasi serupa juga akan dilaksanakan di SMA Pakue. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 206 siswa dari kelas 12 di kedua sekolah tersebut. Menurutnya, masa remaja adalah periode krusial yang sangat mempengaruhi masa depan generasi muda, sehingga pemahaman yang baik sangatlah penting untuk menghindarkan mereka dari perilaku yang berpotensi merugikan. Nurhayati menekankan, "Sosialisasi ini sangat diperlukan agar anak-anak dapat memahami dan terhindar dari hal-hal yang merugikan. Kalian semua adalah generasi penerus yang akan menentukan arah dan masa depan, baik untuk daerah mau pun bangsa ini." Dia menegaskan pula pentingnya pemahaman tentang usia ideal untuk menikah, yang memiliki kaitan langsung dengan kesehatan reproduksi. "Gunakan masa muda kalian untuk hal-hal yang positif, salah satunya adalah dengan mengenyam pendidikan," tambahnya. Selain itu, Ketua Bidang 1 TP-PKK Kolaka Utara, Suriana Taupik, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program TP-PKK yang bertujuan untuk mengurangi angka stunting di daerah Bumi Patampanua. Dalam rangka sosialisasi ini, TP-PKK Kolaka Utara bekerja sama dengan dr. Syarif, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kolaka Utara, sebagai pemateri utama. Kegiatan tersebut juga didampingi oleh Forum Anak Kolaka Utara, yang turut membantu memberikan pemahaman lebih dalam kepada para pelajar mengenai isu yang sangat penting ini. ANTARA