**Borneonews - Gorontalo**, Pemerintah Kabupaten Gorontalo baru-baru ini meluncurkan dua layanan publik terintegrasi di Kecamatan Tibawa. Layanan tersebut terdiri dari Layanan Pendekatan Keluarga Sehat Terpadu, yang lebih dikenal dengan sebutan *Lapak Sate*, dan Integrasi Layanan Primer (ILP). Inisiatif ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, khususnya bagi mereka yang berada di wilayah terpencil.
Pjs. Bupati Gorontalo, Syukri Botutihe, mengungkapkan bahwa melalui program *Lapak Sate* dan ILP, pemerintah berupaya mendekatkan layanan penting kepada masyarakat. Hal ini menjadi langkah strategis untuk memberikan kemudahan bagi penduduk dalam mendapatkan akses kesehatan dan administrasi kependudukan. "Ini merupakan kesempatan berharga bagi warga untuk memanfaatkan layanan yang disediakan sebelum harus berpindah ke lokasi lain," tuturnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Ismail Akase, menambahkan bahwa program baru ini melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah. Tujuannya adalah untuk menyatukan dan memberikan dukungan dalam pelayanan kesehatan yang lebih terpadu melalui pendekatan *jemput bola*. Ismail berharap, dengan adanya program ini, masyarakat di Kecamatan Tibawa akan semakin mudah dalam mengakses layanan kesehatan dan administrasi kependudukan.
Dengan diimplementasikannya kedua layanan ini, pemerintah daerah berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan yang prima dan memastikan bahwa masyarakat memperoleh kemudahan dalam hal kesehatan serta layanan administrasi kependudukan.
ANTARA
Pemkab Gorontalo Luncurkan Layanan Publik Terintegrasi di Tibawa
Bagikan:

GORONTALO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







