JAKARTA –
**Borneonews - Jambi** Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan komitmennya dalam memastikan bahwa pengembangan destinasi wisata Danau Sipin di Kota Jambi dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kolaborasi investasi ini melibatkan perusahaan dari Korea Selatan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kawasan tersebut. Dalam pernyataan resminya, Wakil Gubernur Jambi, Sudirman, mengungkapkan pentingnya menjaga kepatuhan terhadap peraturan dalam setiap langkah pengembangan. Ia menekankan bahwa pihaknya akan terus menjajaki kerjasama dengan perusahaan Korea guna menjamin bahwa proyek ini tetap berada dalam koridor hukum yang diatur. Sudirman juga menyampaikan perlunya dilakukan diskusi mendalam terkait proyek bersama ini. Diskusi tersebut akan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, provinsi, kota, serta masyarakat setempat untuk memastikan bahwa semua aspek sosial dan hukum diperhatikan. "Semua harus dibicarakan mengenai regulasi yang ada dan teknis pelaksanaan, serta partisipasi semua pihak dalam kerjasama ini, baik dalam bentuk investasi atau kolaborasi langsung," pungkasnya. Lebih lanjut, Sudirman menekankan perhatian pemerintah terhadap kebersihan dan keindahan Danau Sipin, mengingat destinasi ini akan menjadi objek pariwisata berbasis air di masa depan. Dia memastikan keterlibatan masyarakat sekitar dalam membahas regulasi yang terkait dengan pengembangan danau tersebut adalah langkah positif untuk meningkatkan kesadaran dan dukungan komunitas. Dalam ucapan yang sama, Sudirman menyoroti pentingnya hati-hati dalam menerapkan peraturan yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata. "Kepatuhan terhadap regulasi harus menjadi prioritas kami, karena niat yang baik pun dapat menimbulkan risiko jika tidak sejalan dengan proses hukum," tuturnya. Sementara itu, Johannes, perwakilan dari perusahaan Hanha yang terlibat dalam proyek pengembangan Danau Sipin, menjelaskan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk membersihkan, memulihkan, dan mengembangkan danau secara bertahap. Proyek ini dilakukan tidak hanya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk menjaga kelestarian lingkungan di Jambi. "Pihak kami berkomitmen untuk melakukan pencegahan pencemaran dan banjir, melakukan pembersihan danau, serta memasang penerangan di sekitar danau agar dapat meningkatkan minat masyarakat dan mempersiapkan area ini sebagai destinasi wisata yang menarik," imbuhnya. ANTARA