PALU –
**Borneonews - Palu**, Lapas Perempuan Kelas III Palu (LPP Palu) di Sulawesi Tengah telah melaksanakan sebuah inisiatif untuk memperhatikan kesehatan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan memberikan pemeriksaan kesehatan lanjutan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk memenuhi hak kesehatan para WBP. Pada kesempatan ini, Plt. Kepala Lapas Perempuan Palu, Antonius Andry, menjelaskan bahwa hari ini, satu orang warga binaan telah didampingi untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik. Warga binaan tersebut menjalani pemeriksaan kesehatan dan perawatan gigi yang dibutuhkan. Kegiatan ini berlangsung di salah satu klinik di Kota Palu dan didampingi oleh tenaga kesehatan dari LPKA Palu. Usai proses pemeriksaan, warga binaan tersebut akan kembali ke dalam Lapas. Antonius menekankan bahwa melaksanakan pemeriksaan kesehatan merupakan bagian dari usaha untuk memastikan hak-hak kesehatan para warga binaan dapat dipenuhi selama menjalani proses pembinaan di dalam Lapas. Ia juga menyebutkan bahwa pendampingan dalam proses kesehatan ini adalah bentuk pelayanan yang prima, di mana setiap warga binaan berhak untuk mendapatkan perhatian terhadap kesehatan mereka selama menjalani masa hukuman. Selain itu, Lapas Perempuan Palu berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat. “Semoga warga binaan tersebut tetap dalam kondisi sehat dan dapat melanjutkan proses pembinaan seperti biasa,” ungkapnya. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, memberikan apresiasi terhadap tindakan yang diambil oleh pihak Lapas Perempuan Palu. Ia menyatakan pentingnya pemenuhan hak-hak kesehatan bagi para WBP. Dalam upaya ini, pihaknya telah menyediakan poliklinik dan tenaga kesehatan guna memberikan pelayanan yang maksimal. Hermansyah menambahkan bahwa apabila dibutuhkan, warga binaan dapat dirujuk ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya, tentu dengan memenuhi syarat administratif yang berlaku. Menurutnya, kesehatan para WBP harus diperhatikan secara serius karena sangat berpengaruh pada proses pembinaan yang mereka jalani. ANTARA