BORNEONEWS, Kasongan - Copet dan pencurian kendaraan bermotor (ranmor) menghiasi penutupan Katingan Expo 2016 di Lapangan Sport Center Kasongan

Kapolres Katingan AKBP Tato Pamungkas Suyono melalui Kapolsek Katingan Hilir Ipda Setyo Sidik Pramono membenarkan jika pada malam penutupan pameran pembangunan dan hiburan rakyat di lokasi Katingan Expo di Lapangan Sport Center itu ada sejumlah warga kecopetan, dan satu warga melapor kehilangan sepeda motor.

"Ia malam penutupan pameran dan hiburan rakyat kemarin itu saat di lapangan kita mendapat tiga laporan terkait aksi pencopetan ini," sebut Kapolsek Katingan Hilir Ipda Setyo Sidik Pramono, Sabtu (20/8/2016).

Saat itu selain ada yang melaporkan kehilangan dompet serta uang tunai, juga ada yang melapor kehilangan surat-surat penting, seperti STNK kendaraan, SIM, KTP dan surat penting lainnya.

"Ada yang mengaku kecopetan uang Rp400 ribu, dan ada yang melapor kehilangan STNK, dan saat kita cek ada ditemukan satu dompet tapi isinya sudah tidak ada," sebutnya.

Namun laporan secara resmi ke Mapolsek Katingan Hilir, ucap Kapolsek Ipda Setyo Sidik Pramono, sejauh ini baru ada dua orang korban.

Yakni satu orang korban pencopetan, dan satu lainnya warga yang mengaku kehilangan sepeda motor di tempat parkiran di lokasi Katingan Expo tersebut.

"Sekarang laporan itu sudah kita limpahkan ke Mapolres Katingan. Dan untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Kasat Reskrim," imbuh Kapolsek Setyo.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Katingan AKP Farris mengaku jika warga yang kehilangan sepeda motor ini atas nama Alif (33) warga Jalan Galunggung Rt03 Rw02 Kelurahan Kasongan Lama Kecamatan Katingan Hilir.

"Kejadiannya Rabu (17/8) malam sekitar pukul 22.00 Wib di lokasi Katingan Expo Lapangan Sport Center Jalan A Yani Kasongan," katanya.

Menurutnya, terlapor sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan. Saat itu korban menonton acara hiburan rakyat dan memakir kendaraanya, merk Honda Beat warna biru putih KH 5859 NQ. 

Saat korban hendak pulang malam itu tidak menemukan kendaraan yang sebelumnya terparkir di lokasi pameran hingga kemudian melaporkan ke polisi. Korban diperkirakan menderita kerugian kurang lebih sebesar Rp5,5 juta. (ABDUL GOFUR/)