SURABAYA –
**Borneonews - Madiun**, Pejabat Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto, dan jajaran pemerintah setempat merayakan kedatangan tim kirab bendera pataka yang menjadi simbol Provinsi Jawa Timur dengan tema "Jer Basuki Mawa Beya" (JBMB) untuk tahun 2024. Acara penyambutan tersebut berlangsung di halaman Balai Kota Madiun pada hari Sabtu, 5 Oktober 2024. Kirab bendera pataka ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari jadi ke-79 Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini melibatkan estafet perjalanan yang mencakup 38 kabupaten dan kota di seluruh provinsi. Sebelum tiba di Kota Madiun, bendera pataka ini telah dikirab dari Kabupaten Madiun dan selanjutnya akan bergerak menuju Kabupaten Magetan. Eddy Supriyanto mengungkapkan bahwa tema kirab bendera pataka tahun ini adalah "Sigap Pilkada Damai Jawa Timur Tahun 2024". Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pemilihan umum yang akan datang. Kirab ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara berbagai elemen masyarakat, serta mendorong kolaborasi yang lebih baik antara instansi pemerintah dan masyarakat. Perjalanan kirab ini akan mencakup jarak sekitar 1.915 kilometer, dimulai dari Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur dan akan berakhir di Kota Surabaya pada tanggal 11 Oktober 2024. Kirab ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tetapi juga dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta TNI dan Polri. Penyambutan kirab bendera pataka di Madiun diawali dengan penampilan Tari Satria Madiun yang dibawakan oleh siswa-siswa SMPN se-Kota Madiun yang merupakan binaan Dinas Pendidikan. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bendera lambang Jer Basuki Mawa Beya dari Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Didik Hariyanto, kepada Pj. Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto, untuk kemudian dikirab di sekitar Kota Madiun. Eddy mengungkapkan harapannya agar tema "Sigap Pilkada Damai Jawa Timur Tahun 2024" ini dapat menyampaikan pesan positif kepada masyarakat mengenai pentingnya pelaksanaan pemilu yang aman dan kondusif. Rencananya, kirab bendera pataka akan dilanjutkan keesokan harinya. Selama kirab, terdapat delapan bendera yang akan diarak, yaitu Bendera Merah Putih, Pataka Jer Basuki Mawa Beya, Pataka Satuan Polisi Pamong Praja, Pataka Satuan Perlindungan Masyarakat, Pataka Satuan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, bendera logo Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Timur, serta bendera lambang KPU dan Bawaslu. Tim kirab ini dijadwalkan untuk singgah di Kota Madiun selama satu hari sebelum melanjutkan perjalanan ke rute berikutnya. Dalam acara penyambutan tersebut, juga dilakukan penyerahan dan pembacaan Ripta Prasasti serta pemotongan tumpeng sebagai penutup perayaan hari jadi ke-79 HUT TNI. Acara serah terima Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya dihadiri oleh perwakilan dari Forkopimda dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. Tim kirab terdiri dari gabungan personel Satpol PP, Satlinmas, BPBD, Dishub, Damkar, TNI/Polri, dan instansi terkait lainnya. ANTARA