AMBON –
**Borneonews - Ambon**, Universitas Pattimura (Unpatti) sedang mempersiapkan sebelas program studi (Prodi) untuk mendapatkan akreditasi internasional. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan universitas. Rektor Unpatti, Prof Freddy Leiwakabessy, menjelaskan bahwa akreditasi internasional yang akan diperoleh melalui lembaga *Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute* (ACQUIN) merupakan lembaga sertifikasi yang sudah terdaftar dalam *European Quality Assurance Register for Higher Education* (EQAR). Hal ini menandakan komitmen Unpatti dalam memenuhi standar internasional. Dalam rangka mencapai akreditasi tersebut, universitas ini mengadakan pendampingan yang dihadiri oleh pimpinan fakultas, termasuk Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Kegiatan ini bertujuan agar semua pihak dapat memahami dan menyiapkan diri untuk memenuhi kriteria akreditasi yang ditetapkan. Ke-12 program studi yang disiapkan berasal dari empat fakultas yang berfokus pada bidang Humaniora. Di antara program studi tersebut terdapat Fakultas Hukum dengan Prodi Ilmu Hukum, serta empat program dari FISIP seperti Administrasi Publik, Ilmu Pemerintahan, Sosiologi, dan Ilmu Komunikasi. Di samping itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis juga mengajukan tiga program studi, yaitu Manajemen, Ekonomi Pembangunan, dan Akuntansi, sementara Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menyediakan empat prodi, meliputi Sejarah, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Hadir dalam acara tersebut, tim akreditasi ACQUIN dari Universitas Bengkulu yang diwakili oleh Ir Hendy Santosa, menyampaikan materi tentang kebijakan manajemen yang berkaitan dengan standar akreditasi internasional ACQUIN. Para peserta didorong untuk terlibat dalam diskusi aktif mengenai aspek-aspek yang perlu disiapkan untuk memenuhi standar tersebut. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unpatti, Ruslan H. S. Tawari, menegaskan bahwa sesuai dengan visi dan misi yang dipaparkan oleh Rektor, universitas ini bercita-cita untuk menjadi *world class university* atau kampus bertaraf dunia. Salah satu persyaratan agar dapat meraih akreditasi institusi adalah minimal lima persen dari program studi S-1 harus memiliki akreditasi internasional, dan Fakultas Hukum telah memulai proses ini. "Todays event presents Ir Hendy Santosa to provide assistance to the 12 programs that are being prepared for international accreditation. Universitas Pattimura is committed to supporting and following strategic steps toward achieving international accreditation," tambahnya. Ia berharap Unpatti dapat mencapai akreditasi internasional pada tahun 2025, terutama untuk program studi yang berbasis humaniora. Sementara itu, Ir Hendy Santosa memberikan apresiasi terhadap kesiapan dan antusiasme Universitas Pattimura dalam persiapan menuju akreditasi internasional ACQUIN. "Namun, masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki, seperti sarana prasarana dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) secara internal. Diharapkan pendampingan ini menjadi langkah awal yang membawa Universitas Pattimura menuju *world class university*," ujarnya. ANTARA