**Borneonews - Denpasar**, Kepala Staf Komando Daerah Militer IX/Udayana, Brigjen TNI Hartono, menekankan pentingnya modernisasi di dalam tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai langkah strategis untuk mendukung program-program pemerintahan demi terwujudnya Indonesia yang lebih maju.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam pelaksanaan apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 TNI di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Denpasar. Brigjen Hartono menyebutkan bahwa tema peringatan tahun ini, yaitu *TNI Modern Bersama Rakyat Siap Mengawal Suksesi Kepemimpinan Nasional untuk Indonesia Maju*, sangat sesuai dan merefleksikan cita-cita serta semangat TNI.
Dia menjelaskan bahwa tema ini menunjukkan komitmen TNI sebagai prajurit yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif dalam menjalankan tugas menjaga keberlangsungan hidup bangsa dan negara. Tanggung jawab yang besar ini menekankan pentingnya pegawai TNI dalam mempertahankan kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta mendukung program pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, Brigjen Hartono menekankan bahwa sumber daya manusia yang terlatih dan modern adalah kunci keberhasilan. Prajurit TNI diharapkan memiliki kemampuan dasar tempur yang solid, mahir dalam bela diri taktis, serta mampu menggunakan dan merawat alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang berteknologi tinggi.
Menurutnya, jika semua ini dapat dicapai, maka transformasi TNI menjadi kekuatan pertahanan yang tangguh di tingkat regional dan internasional bukan lagi sebuah impian. Selain itu, Brigjen Hartono juga mengajak semua prajurit serta keluarga besar TNI untuk memberikan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo atas dedikasi dan kepemimpinannya selama sepuluh tahun terakhir.
Dia juga menyerukan dukungan untuk Jenderal TNI Purn. Prabowo Subianto dalam menjabat sebagai Presiden RI pada periode 20242029.
Usai upacara, rangkaian acara dilanjutkan dengan demonstrasi bela diri dan kemampuan gultor dari Prajurit Yonif 900/SBW, Yonzipur 18/YKR, dan Denkav 4/SP. Pertunjukan ini memperlihatkan keterampilan batalion pemukul Kodam IX/Udayana dalam menjalankan skenario pembebasan sandera. Momen ini diwarnai dengan berbagai ledakan yang menunjukkan profesionalisme dan keterampilan tinggi para prajurit Kodam Udayana.
Dalam kegiatan defile pasukan dan alutsista, para prajurit memperlihatkan kemampuan dan ketangkasan mereka, yang tidak hanya menjadi kebanggaan bagi diri mereka sendiri, tetapi juga bagi seluruh bangsa. Defile tersebut melibatkan lima batalion yang berpartisipasi dan menampilkan berbagai alat pertempuran seperti motor kawal PM, Anoa, Panser Tarantula, dan alat lainnya.
Sebagai penutup dari serangkaian kegiatan, diadakan acara syukuran yang mencakup penyerahan piagam untuk prajurit berprestasi, distribusi bantuan sosial, pemotongan tumpeng, ramah tamah, dan hiburan. Brigjen Hartono menyatakan bahwa syukuran ini merupakan ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang TNI dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.
Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Kolonel Inf. Agung Udayana, menegaskan bahwa perayaan HUT ke-79 TNI ini merupakan momen untuk memperkuat semangat persatuan dan pengabdian prajurit TNI dalam menjaga keamanan serta kedaulatan negara. Ia menekankan komitmen TNI untuk terus berada di garda terdepan dalam melindungi rakyat serta mendukung pembangunan nasional. Kolonel Agung juga mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap tugas TNI, yang menciptakan sinergi kuat antara militer dan rakyat.
ANTARA
Modernisasi TNI, Kunci Kawal Indonesia Menuju Kemajuan
Bagikan:

DENPASAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Timnas Indonesia U15 Telan Kekalahan 0-3 dari Wales
Adam Alis Cetak Gol Penentu Kemenangan Persib atas Garudayaksa 2-1
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Komentar (0)
Memuat komentar…







