**Borneonews - Gaza**, Kajian terbaru dari Kementerian Agama Gaza mengungkapkan bahwa hampir 80 persen masjid di Jalur Gaza telah mengalami kehancuran akibat agresi militer Israel yang dimulai pada 7 Oktober 2023. Menurut pernyataan resmi kementerian tersebut pada hari Sabtu, serangan ini tidak hanya menghancurkan tempat ibadah, tetapi juga menyebabkan kerusakan menyeluruh pada berbagai infrastruktur publik.
Data yang diberikan menunjukkan bahwa dari total 1.245 masjid di Gaza, sebanyak 814 di antaranya mengalami kerusakan parah akibat serangan Israel. Selain itu, 148 masjid lainnya juga menderita kerusakan yang cukup signifikan. Serangan ini juga menyasar gereja, di mana tiga gereja serta 19 dari 60 pemakaman di wilayah tersebut tidak luput dari target. Tindakan yang dilakukan oleh tentara Zionis ini mencakup pelecehan terhadap makam-makam, di mana mereka dilaporkan membongkar dan mencuri jenazah serta terlibat dalam tindakan yang tidak manusiawi.
Kementerian Agama Gaza juga menyampaikan bahwa serangan Israel telah mengakibatkan kerusakan pada 11 fasilitas pendidikan dan lembaga pemerintah lokal yang berada di bawah tanggung jawab mereka. Kejadian ini semakin parah dengan hilangnya nyawa 288 pegawai serta penangkapan terhadap 19 orang lainnya.
Menggambarkan situasi yang semakin mengkhawatirkan, Kementerian Agama Gaza secara tegas mengutuk serangan berulang ini terhadap tempat-tempat keagamaan yang terdapat di wilayah yang dikelola oleh Hamas. Mereka mendesak agar komunitas internasional, organisasi dunia, serta organisasi Islam mau ambil tindakan untuk menghentikan serangan brutal ini.
Agresi yang berlangsung di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2024, menandai satu tahun serangan militer yang berdampak fatal, merenggut nyawa lebih dari 41.800 orang, termasuk banyak wanita dan anak-anak, serta melukai 96.800 yang lainnya. Otoritas kesehatan setempat melaporkan kondisi ini sangat memprihatinkan, mengingat hampir seluruh penduduk Gaza kini terpaksa mengungsi.
Kondisi masyarakat Gaza semakin dramatis dengan adanya kelangkaan pangan, air bersih, dan obat-obatan yang sangat akut, disebabkan oleh blokade yang diberlakukan oleh pihak Israel. Meskipun Israel dihadapkan pada tuntutan di Mahkamah Internasional (*International Court of Justice*, ICJ) terkait kejahatan genosida dan telah diinstruksikan melalui resolusi Dewan Keamanan PBB untuk segera melakukan gencatan senjata, mereka tetap melanjutkan agresi tanpa henti di Jalur Gaza.
ANTARA
Hampir 80 Persen Masjid di Gaza Hancur Akibat Agresi Israel
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Komentar (0)
Memuat komentar…







