BOGOR –
**Borneonews - Kota Bogor**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, yang terletak di Jawa Barat, telah melaksanakan kegiatan *Gebyar Pasar* di berbagai pasar yang ada di masing-masing kecamatan se-Kota Bogor. Kegiatan ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi mengenai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan berlangsung pada tahun 2024, pada hari Sabtu lalu. Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Bogor, Dian Ashabul Yamin, mengungkapkan bahwa sosialisasi ini dilaksanakan oleh pihak KPU bekerja sama dengan panitia pemilihan kecamatan (PPK). Kegiatan ini diselenggarakan di beberapa lokasi, antara lain Pasar Gunung Batu di Kecamatan Bogor Barat, Pasar Ledeng dan Pasar Balekambang di Kecamatan Bogor Selatan, Pasar Kebon Kembang dan Blok D di Kecamatan Bogor Tengah, Pasar Sukasari di Kecamatan Bogor Timur, Pasar Tumpah Ciparigi di Kecamatan Bogor Utara, serta Pasar Kaget yang terletak di Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal. Dian menjelaskan lebih lanjut bahwa tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor yang dijadwalkan pada tanggal 27 November 2024. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berpartisipasi dalam pemilu. Selain memperkenalkan jadwal pemilihan, KPU dan PPK juga memperkenalkan lima pasangan calon yang akan bertarung dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor 2024. Dian memaparkan nama-nama lima paslon tersebut, yaitu pasangan Sendi Fardiansyah-Melli Darsa (nomor urut 1), Atang Trisnanto-Annida Allivia (nomor urut 2), Dedie Rachim-Jenal Mutaqin (nomor urut 3), Rena Da Frina-Achmad Teddy Risandi (nomor urut 4), dan pasangan Raendi Rayendra-Eka Maulana (nomor urut 5). Dian berharap kepada masyarakat bahwa pada tanggal 27 November 2024, mereka akan memanfaatkan hak pilihnya untuk memilih pasangan calon dalam Pilkada Jawa Barat dan Pilkada Kota Bogor di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tempat mereka terdaftar. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang efektif dalam meningkatkan partisipasi pemilih di wilayah Kota Bogor. ANTARA