JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta menunjukkan optimisme bahwa rapat paripurna pertama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta untuk periode 2024-2029 akan berperan penting dalam menentukan arah kebijakan dan masa depan ibukota yang lebih baik. Ketua Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat, mengungkapkan pernyataan ini dalam sebuah keterangannya di Jakarta. Ia mengucapkan selamat atas pelantikan anggota DPRD yang baru, serta penyelenggaraan rapat paripurna pertama mereka. Harry menjelaskan bahwa kelima pimpinan DPRD yang baru telah mengucapkan sumpah atau janji jabatan mereka secara resmi. Lima pimpinan tersebut adalah Khoirudin yang menjabat sebagai Ketua DPRD, dan Rani Mauliani, Wibi Andrino, Basri Baco, serta Ima Mahdiah yang masing-masing menjabat sebagai Wakil Ketua. Dalam paparannya, ia berharap anggota DPRD yang baru dapat melaksanakan tugas mereka dengan baik, terutama dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Menurutnya, keterbukaan informasi publik merupakan elemen kunci dalam membangun kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat, serta menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh informasi yang relevan. "Kemajuan kota Jakarta, salah satunya, sangat dipengaruhi oleh kualitas tata kelola layanan informasi publik. Ini menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat," tambahnya. Lebih jauh, ia menegaskan kesiapan KI DKI Jakarta untuk bekerja sama dengan DPRD DKI Jakarta dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Hal ini akan dilakukan melalui implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. "Untuk memastikan keterbukaan informasi publik di Jakarta, Komisi Informasi DKI Jakarta tentu siap bekerja sama dengan DPRD DKI Jakarta. Kami bertujuan untuk memenuhi hak akses masyarakat dan mendorong Jakarta menjadi kota global yang informatif," pungkasnya. Rapat paripurna tersebut juga diwarnai dengan penyerahan dokumen resmi dan pengambilan sumpah jabatan bagi anggota DPRD yang baru. Dalam kesempatan tersebut, penting bagi anggota dewan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat serta berupaya menyelesaikan berbagai masalah di ibu kota. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh politik, pejabat pemerintah daerah, serta masyarakat umum. ANTARA