JAKARTA –
**Borneonews - Tel Aviv**, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tengah mempersiapkan balasan yang serius terhadap serangan yang diluncurkan oleh Iran. Mereka mengharapkan dukungan dari mitra-mitra regional untuk mendukung langkah tersebut. Informasi ini disampaikan oleh media siar Radio Militer Israel yang mengutip pernyataan dari sumber yang mengetahui masalah ini. Sumber tersebut menegaskan bahwa respons yang akan diberikan Israel nantinya akan memiliki dampak yang signifikan bagi Iran. "Kami ada di pusat pelatihan dan berfokus pada persiapan ini hampir sepanjang waktu. Ini akan memberikan konsekuensi bagi Iran, dan mereka harus menyadari hal itu," ungkapnya. Israel berupaya mendapatkan dukungan untuk langkah-langkah penyerangan dari negara-negara mitra di kawasan tersebut, sebagaimana dinyatakan oleh radio IDF. Dalam perkembangan sebelumnya, dikabarkan oleh media di Amerika Serikat bahwa Israel telah memberikan informasi kepada Washington mengenai kemungkinan serangan yang ditujukan ke fasilitas nuklir serta minyak Iran sebagai respons atas serangan yang dilakukan oleh Iran terhadap Israel. Namun, laporan dari *Financial Newspaper* pada hari Kamis mencatat bahwa Israel tidak memiliki rencana untuk melakukan serangan ke fasilitas nuklir Iran. Di sisi lain, tampaknya Amerika Serikat juga menentang tindakan semacam itu. Perlu dicatat, pada 1 Oktober, Iran meluncurkan sejumlah ratus rudal balistik ke arah Israel sebagai respon terhadap pembunuhan beberapa tokoh penting, antara lain pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh, dan komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Abbas Nilforoushan. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan bahwa pemerintahnya tidak berniat untuk memasuki konflik dengan Israel. Meskipun demikian, ia menekankan bahwa mereka akan menghadapi setiap ancaman dengan tegas. ANTARA