SURABAYA –
**Borneonews - Pamekasan**, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan, Jawa Timur, menegaskan pentingnya tim kampanye untuk mematuhi prinsip-prinsip ramah lingkungan dalam pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Anjuran ini disampaikan seiring dengan adanya laporan dari masyarakat mengenai penggunaan alat peraga kampanye yang tidak sesuai dengan aspek lingkungan. Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu setempat, Suryadi, mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah pemasangan alat peraga kampanye yang ternyata merusak lingkungan. Salah satu contoh yang dia berikan adalah teknik pemasangan alat peraga yang dilakukan dengan cara dipaku pada pohon, sebuah praktik yang menurutnya sangat merugikan bagi ekosistem sekitar. Suryadi mengamati bahwa banyaknya kasus pemasangan tersebut terjadi di berbagai lokasi di dalam kota Pamekasan, seperti Japan Jokotole, Jalan Diponegoro, Panglegur, dan sekitarnya. Ia menekankan bahwa tindakan tersebut tidak hanya bertentangan dengan konsep kampanye ramah lingkungan, namun juga melanggar ketentuan yang ada. Melihat kondisi ini, Bawaslu Pamekasan berupaya mendorong tim kampanye untuk segera memperbaiki atau mengubah cara pemasangan alat peraga yang tidak sesuai tersebut. Suryadi meminta agar setiap tim kampanye mengambil tindakan perbaikan terhadap alat peraga yang terlihat merusak, terutama yang dipaku di pohon. Dalam upaya mengimplementasikan pengawasan yang lebih efektif, Bawaslu Pamekasan telah memberikan instruksi kepada tim pengawas di berbagai tingkatan. Mereka diminta untuk segera melaporkan pelanggaran yang ditemukan dalam pemasangan alat peraga kampanye, yang selama ini banyak ditemukan di sejumlah titik di kawasan tersebut. Suryadi menjelaskan lebih lanjut bahwa Bawaslu telah memerintahkan seluruh jajaran pengawas di tingkat kecamatan dan kelurahan/desa untuk aktif melakukan pengawasan serta menginventarisasi alat peraga yang dipasang dengan cara melanggar aturan. Hal ini dilakukan sebagai respon terhadap temuan-temuan yang ada. Dijadwalkan pada 27 November 2024, Pilkada Pamekasan akan diikuti oleh tiga pasangan calon. Pasangan tersebut meliputi Fattah Jasin-Mujahid Ansori (Tauhid) dengan nomor urut 1, K.H. Kholilurrahman-Sukriyanto (Kharisma) nomor urut 2, serta Mohammad Baqir Aminatullah-Taufadi (Berbakti) nomor urut 3. Pasangan calon Tauhid didukung oleh koalisi beberapa partai, antara lain Partai Bulan Bintang, Partai Keadilan Sejahtera, Gerindra, Partai Golkar, PSI, Garuda, serta Partai Kebangkitan Bangsa. Sementara itu, pasangan Kharisma didukung oleh Partai Demokrat, Gelora, Partai Amanat Nasional, dan Partai NasDem. Pasangan Berbakti diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Hanura, serta Perindo. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan telah menentukan sebanyak 1.270 tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pilkada 2024, yang tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan. Total pemilih yang terdaftar mencapai 666.048 orang, dengan rincian 321.417 pemilih laki-laki dan 344.631 pemilih perempuan. ANTARA