JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa pada sore hingga malam hari, wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan akan mengalami hujan ringan. Pada pagi hari, sebagian besar wilayah DKI Jakarta terpantau berawan tebal. Sementara itu, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan menunjukkan kondisi berawan. Memasuki siang hari, cuaca di sejumlah daerah tetap tidak berubah. Hanya Kepulauan Seribu yang mengalami peralihan dari berawan tebal menjadi tebal. Dalam perkiraan cuaca sore hingga malam hari, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Barat akan mengalami kondisi cerah berawan. Namun, Kepulauan Seribu akan tetap berawan tebal, sedangkan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diperkirakan akan turun hujan ringan. Selanjutnya, pada dini hari, sebagian besar wilayah DKI Jakarta diperkirakan akan mengalami cuaca cerah berawan. Hanya Jakarta Selatan dan Kepulauan Seribu yang diprediksi akan tetap dalam kondisi berawan. Suhu udara di DKI Jakarta diperkirakan akan berkisar antara 27 hingga 28 derajat Celsius. Selain itu, BMKG memprediksi kecepatan angin di area ini berada dalam kisaran 3 hingga 13 kilometer per jam. Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyampaikan agar isu *megathrust* yang berpotensi mempengaruhi Pulau Jawa tidak dianggap sepele. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk mengambil langkah antisipatif guna mencegah terjadinya korban jiwa dan kerugian material yang besar. Adapun sumber-sumber gempa yang berpotensi mempengaruhi Jakarta di antaranya terdiri dari tiga sesar aktif. Sesar Baribis memiliki potensi kekuatan Magnitudo (M) 6,5, Sesar Lembang dengan potensi M6,8, dan Sesar Cimandiri yang berpotensi M6,7. ANTARA