**Borneonews - Kota Bogor**, Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) sedang mempertimbangkan untuk mengubah Pasar Tanah Baru menjadi pasar tematik. Rencana ini diambil berdasarkan masukan yang diterima dari rapat kerja serta evaluasi yang dilakukan oleh Komisi II DPRD Kota Bogor, Jawa Barat.
Direktur Utama Perumda PPJ, Jenal Abidin, menyatakan bahwa terdapat usulan dari DPRD untuk mengubah Pasar Tanah Baru menjadi sebuah pasar yang fokus pada penjualan atribut keagamaan. Hal ini dikarenakan di sekitar Kelurahan Tanah Baru banyak masyarakat yang menawarkan produk-produk keagamaan seperti pakaian muslim, hijab, kitab suci, dan buku-buku agama.
Jenal Abidin menegaskan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan evaluasi terhadap pasar tersebut. Usaha ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian pasar dengan kebutuhan masyarakat sekitar dan memastikan bahwa pasar mendukung lingkungan di sekitarnya. "Pasar Tanah Baru sedang kami lakukan evaluasi, cocok untuk apa, harus mendukung lingkungan sekitar, kira-kira apa yang dibutuhkan," ungkapnya.
Setelah menerima masukan dari DPRD, Perumda PPJ melakukan penyesuaian demi menjadikan Pasar Tanah Baru sebagai pusat penjualan barang-barang khas yang relevan dengan karakteristik daerah tersebut. Meskipun Pasar Tanah Baru telah diresmikan pada bulan November 2023, masih terdapat sejumlah pedagang, baik dari vendor basah maupun yang menjual pakaian, yang melanjutkan aktivitas jual beli mereka di pasar tersebut meskipun kondisi pasar terbilang sepi.
Dalam rangka meningkatkan aksesibilitas, Perumda PPJ juga berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah untuk memastikan angkutan kota dapat melintasi pasar ini. Jenal mengakui bahwa sebelumnya Pasar Tanah Baru belum memiliki potensi yang memadai untuk beroperasi sebagai pasar basah sesuai harapan yang diinginkan.
ANTARA
Perumda PPJ Bogor Ubah Pasar Tanah Baru Menjadi Pasar Tematik
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
664 Hektare Eks Konsesi PWN di Lamandau Terbakar
Sembunyikan Sabu Seberat 306,7 Gram di Bawah Kasur, Bandar Narkoba di Sampit Dibekuk Polisi
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
Komentar (0)
Memuat komentar…







