**Borneonews - Pagaralam**, Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Wilayah Sumatera Selatan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pagaralam untuk meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) di daerah yang terkenal dengan keindahan alam Gunung Dempo ini.
Dalam upaya memperkuat pengawasan, Ilham Djaya, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan langkah-langkah preventif. Hal ini dimaksudkan guna mencegah adanya intervensi asing dalam pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan secara serentak pada 27 November 2024. Untuk mendiskusikan strategi dan langkah-langkah yang akan diambil, kendala yang ada, serta kesiapan semua pihak, akan diadakan rapat koordinasi (rakor) pada akhir pekan ini.
Ilham menjelaskan bahwa Tim Pora memiliki kewenangan untuk melakukan identifikasi dan menindaklanjuti potensi ancaman yang mungkin timbul dari keberadaan WNA. Dalam lingkup kerja sama tersebut, pengawasan juga akan diperluas dengan berkolaborasi bersama pemerintah kabupaten dan kota lainnya yang ada di wilayah Sumatera Selatan.
Kolaborasi yang intensif serta pengawasan yang ketat harus ditegakkan guna mencegah segala bentuk pelanggaran izin tinggal. Hal ini sangat penting untuk menjaga integritas pemilihan kepala daerah, sehingga tidak ada intervensi asing yang dapat mengganggu jalannya proses demokrasi, ujar Ilham.
Selain itu, Sigit Setyawan, Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Sumsel, menekankan bahwa ada beberapa isu penting yang harus diperhatikan oleh Tim Pora menjelang pelaksanaan Pilkada 2024. Waspada tidak hanya diperlukan terhadap WNA yang berkunjung, tetapi juga terhadap jurnalis asing dan organisasi non-pemerintah (NGO) serta lembaga swadaya masyarakat (LSM) asing yang menjalankan kerjasama dengan LSM lokal.
Pentingnya langkah ini adalah untuk mencegah adanya potensi pengaruh eksternal yang dapat mengganggu proses demokrasi di daerah, tambah Sigit.
Di sisi lain, Penjabat Wali Kota Pagaralam, Nelson Firdaus, memberikan apresiasi terhadap inisiatif kerja sama yang dibangun dalam rangka pengawasan keberadaan orang asing di wilayahnya.
Kerja sama yang solid di antara semua pihak dalam melakukan pengawasan secara ketat sangatlah penting. Ini demi mencegah pelanggaran keimigrasian yang bisa merugikan dan menjaga integritas pemilihan kepala daerah, ungkap Nelson.
ANTARA
Tingkatkan Pengawasan WNA Menjelang Pilkada di Pagaralam
Bagikan:

PALEMBANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gol Menit Akhir Dianulir VAR, Juventus Ditahan Rennes 2-2
Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Katingan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah
Kalteng Perlu Waspada Kekeringan hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi El Nino
Kabut Asap, Kecelakaan Menewaskan Dua Pengendara di Sudirman Km 9 Sampit
Menteri UMKM: Ojol Bisa Akses KUR untuk Beli Motor dan Modal Usaha
Akademisi Soroti Kemarau Panjang dan Lahan Gambut dalam Karhutla Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







