MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Zudan Arif Fakrulloh, menunjukkan komitmennya yang kuat dalam upaya memakmurkan masjid. Dalam pernyataannya di Makassar, Zudan Arif menekankan pentingnya kegiatan keagamaan di masjid dan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jamaah yang datang dengan semangat tinggi. Ia mendorong agar kegiatan pengajian dan kajian agama tidak hanya dilaksanakan setiap hari Ahad subuh, tetapi juga dapat diperluas frekuensinya. "Sebisa mungkin, mari kita adakan kegiatan setiap hari, tidak hanya di hari Ahad subuh, agar masjid selalu ramai. Kita bisa merencanakan kajian pada hari lain, misalnya Jumat sore atau Sabtu," ujarnya pada saat acara peringatan Maulid Nabi. Zudan merasa gembira melihat banyaknya jamaah yang ikut salat, baik di waktu subuh maupun ashar. Pj Gubernur Sulsel ini berharap agar umat Islam di wilayahnya bisa menjalani ibadah dengan khidmat. "Mari di masjid ini, kita teladani apa yang diajarkan oleh Rasulullah. Semua yang diajarkan oleh beliau sebenarnya sangat sederhana dan mudah, hanya tergantung pada seberapa kuat niat dan komitmen kita," katanya menekankan pesan moral dari ajaran Nabi. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Mangkoso, Dr. Kiyai Muhammad Agus, membagikan hikmah dari Nabi Muhammad yang dilahirkan pada bulan Rabiul Awal. Ia menjelaskan bahwa bulan tersebut memiliki makna khusus dan telah diangkat menjadi bulan yang mulia. "Allah telah menakdirkan Nabi Muhammad SAW lahir di bulan Rabiul Awal sebagai pengingat bagi kita semua bahwa siapapun yang terkait dengan Rasulullah pasti mendapatkan kemuliaan," tuturnya. Ia juga mengingatkan bahwa dalam bulan Rabiul Awal lahir Nurul Anwar, yang dianggap sebagai cahaya yang diibaratkan dengan Nabi Muhammad. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an Surat Al-Ma'idah ayat 15, "Sungguh, telah datang kepadamu cahaya dari Allah." Menurutnya, yang dimaksud dengan cahaya dalam ayat tersebut adalah Nabi Muhammad SAW. Sementara itu, seorang jamaah bernama Sri Waty mengungkapkan kesannya mengenai kegiatan maulid yang sangat bermanfaat. "Acara ini sangat bagus, terutama karena hanya diadakan setahun sekali. Kami mendapatkan banyak hikmah dari sambutan Pak Gubernur serta para penceramah," ujarnya. ANTARA