BORNEONEWS, Muara Teweh – Rehabilitasi SDN 1, Kelurahan Lahei 1, masuk perencanaan anggaran 2017.  Jadi, tahun ini, rehab SDN 1 Lahei 1 yang disuarakan Komisi A DPRD Barito Utara itu, belum dapat terakomodir.

“Kami segera memasukkan usulan itu ke bagian perencanaan Dinas Pendidikan, sehingga tahun 2017 rehab sekolah itu bisa dilaksanakan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara (Barut), Elpi Elpanop, melalui kepala Bidang SD dan SMP Dinas Pendidikan Kapuas, H Asmuri, akhir pekan lalu.

Asmuri mengucapkan terimakasih kepada anggota DPRD Barito Utara yang telah menyampaikan usulan-usualan masyarakat, terkait sekolah-sekolah yang memang memerlukan penanganan atau perbaikan. “Kami berterimakasih kepada para anggota dewan yang telah mengingatkan, sebab mereka turun kelapangan menyerap aspirasi masyatakat, dan untuk usulan-usulan rehab sekolah yang memang memungkinkan dari Dewan akan kita upayakan masuk dalam perencanaan Dinas Pendidikan.”

Sebelumnya, anggota Komisi A DPRD Barito Utara, Hj Sinaryati dan Rujana Anggraini menyoroti Dinas Pendidikan (Disdik) Barut, sebab usulan untuk rehab SDN-1 Kelurahan Lahei 1 yang sebelumnya telah diusulkan untuk renovasi bangunan sekolahnya hingga sekarang belum diakomodir. “Sekolah ini sejak dibangun tidak pernah mendapat perbaikan dari Disdik. Rehab Sekolah ini harusnya menjadi prioritas sebab bangunannya sudah banyak yang rusak,” ujar Rujana Anggraini, politisi Partai Demokrat, Senin (15/8/2016).

Usulan dari pihak sekolah untuk adanya perehaban ruang kelas itu tidak kurang sebanyak 3 kali sudah disampaikan ke Dinas Pendidikan, bahkan dewan sendiri telah menyuarakan usulan renovasi sekolah tersebut kepada pihak Disdik.

Selain bangunan sekolah, kata Rujanna, dewan juga meminta agar rumah dinas guru di sekolah itu juga dilakukan perehaban.“Harapan kita agar guru-guru yang ditugaskan di desa dapat menjalankan tugasnya dengan baik, dan hal ini juga harus didukung dengan keberadaan rumah dinas guru yang memadai di sekolah itu,” jelasnya. (DN/N).