SEMARANG –
**Borneonews - Purwokerto**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah menerima sejumlah logistik penting untuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Tercatat, sebanyak 10.600 bilik suara telah disimpan di gudang KPU yang terletak di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Karangklesem, Banyumas. Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Rofingatun Khasanah, menjelaskan bahwa jumlah bilik suara ini sudah sesuai dengan kebutuhan untuk 2.650 tempat pemungutan suara (*TPS*), di mana masing-masing *TPS* akan mendapatkan empat bilik suara. Dengan demikian, total bilik suara yang diterima mencapai angka tersebut. Selain bilik suara, KPU Banyumas juga menerima logistik lain yang tidak kalah penting. Terdapat 159 boks atau 8 koli kabel ties, serta 106 boks tinta yang setara dengan 5.300 botol tinta. Selain itu, ada 10 botol tinta cadangan yang disiapkan untuk keperluan di lapangan. Rofingatun menambahkan, setiap *TPS* akan mendapatkan dua botol tinta saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Pada hari ini, 6 Oktober, dijadwalkan kotak suara juga akan tiba di gudang logistik KPU setelah menempuh perjalanan dari percetakan di Surabaya menuju Purwokerto. Informasi terbaru menunjukkan bahwa pengiriman tersebut telah sampai di Sragen. Selanjutnya, ia menginformasikan bahwa total kotak suara yang diperlukan mencapai 5.300 unit, dengan masing-masing *TPS* mendapatkan dua kotak. Namun, KPU belum bisa memastikan apakah jumlah kotak suara yang dalam pengiriman tersebut sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan. "Angka pastinya baru bisa ditentukan setelah kotak suara tiba di gudang logistik. Kami akan melakukan proses penyortiran terhadap semua bilik dan kotak suara yang diterima," ujarnya. Mengenai pengadaan surat suara untuk Pilkada Banyumas 2024, Rofingatun menuturkan bahwa proses penandatanganan kontrak di Jakarta masih berlangsung dan belumnya rampung. Pilkada Serentak 2024 direncanakan akan berlangsung pada tanggal 27 November mendatang. Dalam konteks wilayah Banyumas, pemilihan ini akan meliputi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, serta bupati dan wakil bupati Banyumas. ANTARA